SEMARANG, MEDIAINI.COM – Film Rumah Dinas Bapak menceritakan salah satu kisah perjalanan hidup Dodit Mulyanto yang mampu menghipnotis penontonnya di Semarang. Film horor komedi ini pun membawa gelak tawa serta kengerian dan ketegangan.
Tantangan dalam pembuatannya pun diungkapkan Putri Ayudya pemeran Ibu Dodit saat proses syuting. Salah satu artis papan atas yang kerap main secara elegan di setiap adegan yang dimainkannya ini, terutama di film horor pun harus mampu menahan tawa dalam setiap proses syutingnya. Film ini mengisahkan kehidupan ayah Dodit Mulyanto sebagai seorang polisi hutan.
“Tantangannya sebenarnya terjawab bersama teman-teman, tapi yang paling sulit itu menahan ketawa. Tapi memang susah menahan ketawa,” kata Putri bersama cast film Rumah Dinas Bapak, di DP Mall Semarang, Minggu (11/8).
Hal senada diungkapkan Octavianus Fransiskus (Dodit kecil). Meski dalam setiap adegan dirinya paling banyak memerankan adegan yang serius dan menemui kehororan.
“Aku juga mengalami sendiri, menahan ketawa. Eh mau buat yang lain ketawa malah aku yang ketawa balik,” kata Octa.
Lebih lanjut Putri juga menyebutkan, selain menahan tawa hal yang menjadi tantangan tersendiri adalah ketika memerankan sosok ibu yang harus memperhatikan dan menjaga kedua anaknya ketika ditinggal sang ayah berjaga di hutan.
“Karena dalam satu adegan itu bukan hanya berubah emosi, tapi berubah genre menurut aku. Dari horor jadi komedi, dari drama jadi komedi, dari komedi terus horor. Molak-malik, itu buat aku jadi tantangan banget sebenarnya,” ucap Putri.
Dari proses pembuatan Rumah Dinas Bapak, Putri Ayudya pun mengaku banyak belajar, terutama terkait komedi, yang ternyata memiliki formula. “Saya baru tahu kalau komedi itu bisa dirumuskan, ada formulanya. Jadi belajar juga,” kata Putri, menambahkan.
Putri menjelaskan, proses pembuatan film berlangsung sekira 20 hari dan berlangsung di Blora, juga disiapkan konsultan komedi.
“Kami cerita aslinya di Blitar tapi kita di Blora dan sekitarnya (syutingnya). Tidak sampai sebulan ini syutingnya cepat 18-20 hari mungkin, jadi persiapan cukup matang, kami komedi juga ada comedy consultant dan mas Dodit itu juga ketat banget untuk menyisir setiap bait komedinya, plus yang untuk drama-drama karena ini cerita dari create-nya mas Dodit yang 90 persen memang benar, tapi kami berhati-hati dan tetap sopan,” ujar Putri.
Sementara Sadana Agung Pemeran Sugeng menyampaikan, kesepakatan dan musyawarah dibangun dalam pembuatan film ini. Meski diakui cerita yang dibuat dalam film ini telah selesai, tetapi Dodit Mulyanto dan Bobby Prasetyo sebagai sutradara melibatkan teman-teman cast untuk membangun naskahnya.
“Jadi memang cerita sudah selesai, kami reading bareng, terus apa nih yang bisa kami bumbui lagi, supaya di penonton kerasa lebih padat lagi, dan setelah semuanya kami reading beberapa kali, kami develop lagi, draft-nya bertambah lagi. Begitu sudah mantap, syuting jadi makin semakin mantap lagi,” kata Sadana.
Selain Putri Ayudya sebagai Ibu Dodit, Sadana Agung sebagai Sugeng, dan Octavianus Fransiskus sebagai Dodit kecil. Dalam cast film horor komedi Rumah Dinas Bapak ini juga hadir Ega Al Faris alias Agus Kotak sebagai supir pick-up yang menyapa dan berfoto bersama dengan para penonton di DP Mall Semarang.






















