JAKARTA, MEDIAINI.COM – Selama bertahun-tahun, Indonesia menjadi target pasar dari produk-produk global, tidak terkecuali untuk produk kecantikan.
Namun pada dekade ini, merek produk kecantikan lokal mulai bermunculan. Didukung dengan meningkatnya kebiasaan belanja di ecommerce dan karakter konsumen generasi Z yang cenderung mencari produk yang memiliki kedekatan dengan mereka, kini produk-produk kecantikan milik anak bangsa mampu bersaing bahkan melebihi brand global.
Dalam satu dekade terakhir, dua merek kosmetik yang menonjol adalah MS Glow dan Scarlett. Setidaknya, itulah salah satu hasil riset yang dipaparkan oleh MarketHac, ecommerce intelligent platform yang memberikan insight untuk pertumbuhan brand dan industri ritel.
Riset ini dilakukan untuk mengungkap brand-brand kecantikan yang paling banyak diminati konsumen Indonesia. Data ini merupakan hasil pantauan MarketHac dari beberapa platform ecommerce terkemuka di Indonesia selama kuartal I di tahun 2022.
“Brand lokal mampu menguasai pangsa pasar produk kecantikan di beberapa kategori. Yang terkuat adalah di kategori skin care dan body care,” ujar Richard Ho, Director Insignia.
“Menurut data dari MarketHac, volume pembelian produk kecantikan meningkat di akhir tahun 2021, dan rata-rata menurun sejak awal 2022 hingga akhir kuartal pertama. Namun merek seperti MS Glow dan Scarlett tetap stabil sebagai brand lokal yang paling diminati di platform ecommerce di Indonesia,” tambahnya.
Berikut ini beberapa temuan menarik dalam riset tersebut.
Tiga besar produk kosmetik lokal dan skincare paling laris
Hingga akhir Maret 2022, MS Glow memimpin dengan menguasai pangsa pasar sebesar 8,2 persen pada akhir kuartal I 2022. Angka ini menurun jika dibandingkan pada akhir tahun 2021 yaitu sebesar 12,6 persen namun MS Glow tetap memimpin di kategori skin care, diikuti oleh Scarlett dan Somethinc yang juga tetap stabil menduduki posisi ke-2 dan ke-3 sejak Desember 2021.
Merek kosmetik lokal berusaha merebut pasar kecantikan
Untuk kategori kosmetik wajah, brand global Maybelline masih dipercaya oleh sebagian besar konsumen Indonesia. Namun jenama kosmetik lokal Wardah dan Make Over juga menunjukkan hasil penjualan yang kompetitif, terutama pada bulan Januari dan Maret 2022.
Namun di kategori makeup mata yang lebih spesifik, ada kejutan dari sebuah brand lokal. Viva, jenama yang sudah lama malang melintang di industri kecantikan, masuk di tiga besar kategori produk eye makeup yang paling diminati dan bersaing ketat dengan Wardah yang berada di urutan kedua.
Kemudian di kategori lip color, brand lokal Implora mampu meraih pangsa pasar terbesar kedua yaitu 15,5 persen dan Wardah menyusul dengan 10,4 persen di bulan Maret 2022.
Menariknya, brand Hanasui yang juga merupakan produk lokal melesat menyamai Wardah dengan merebut market share sebesar 10,4 peesen di bulan yang sama.
Scarlett unggul untuk kategori produk body care
Scarlett menguasai pangsa pasar produk body care sebesar 42,1 persen pada akhir kuartal I 2022, disusul oleh Vaseline sebesar 16,9 persen dan Nivea dengan penguasaan pasar 6,2 persen. Dengan produk andalannya yaitu body lotion, Scarlett jauh mengungguli brand lainnya.
“Kami melihat bahwa brand lokal semakin diminati dan dipercaya. Dengan bermunculannya brand-brand lokal baru, pasar produk kecantikan semakin menarik dan kompetitif,” ujar Richard Ho.
Sekadar informasi, MarketHac merupakan produk unggulan dari perusahaan teknologi Insignia yang berfokus pada data dan insights dari online retail ecommerce untuk membantu perusahaan papan atas dalam mengembangkan bisnis online. Insignia adalah bagian dari Red Asia Inc. group, perusahaan digital marketing independen terbesar di Indonesia. (Tivan)






















