JAKARTA, MEDIAINI.COM – Bisnis Handika Pratama jadi inspirasi peluang usaha untuk dicoba. Suami dari Rosiana Dewei ini tak hanya senang karena bisnisnya makin sukses tapi juga tengah berbunga-bunga. Pasalnya, mereka berdua baru saja dikaruniai anak pertama yang lahir pada Jumat (6/5/2022).
Momen bahagia itu pun dibagikan Rosiana Dewi melalui akun Instagram pribadinya @rsn.dw. Ternyata, anak pertama pasangan artis ini berjenis kelamin perempuan.
“Alhamdulillah. Telah lahir anak perempuan pertama kami ‘Vanilla Almadinah Permaisuri Pratama,” tulis aktris yang akrab disapa Ochi itu dalam keterangan unggahannya.
Ochi menuturkan, ia melahirkan putrinya lewat persalinan caesar pada pagi pukul 07.49 WIB. Bayi Ochi dan Handika Pratama itu terlahir dengan panjang 48 centimeter. Saat menjalani proses persalinan, Ochi merasa deg-degan, namun dia bersyukur semua berjalan lancar.
“Aunty Uncle only bisa panggil aku Vanilla. Terimakasih papa @handikapratama20 dan Bunda @rsn.dw udah jaga aku selama 40 minggu dengan sangat baik, Alhamdulillah persalinan berjalan lancar dan cepet walaupun deg-degan pake banget! Makasih auncle online untuk doanya juga,” tulis Ochi di unggahan yang sama.
Tak lupa, Ochi turut menghaturkan terima kasih kepada para tim medis yang sudah membantu proses persalinannya. “Terimakasih banyak dokter2 hebatkuu @tanyadokdin @sandysandyprasetyo dan tim medis yang lainnya , tetap santai walupun mamak satu ini mendadak panik diawal tadi hehe, terimakasih untuk @brawijayaantasari atas pelayanannya baik dan sangat memuaskan,” tukas Ochi.
Dengan hadirnya puteri pertamanya, sang suami, Handika Pratama, pun makin bersemangat untuk mencari cuan. Diketahui, aktor yang kerap wara-wiri di sejumlah FTV tersebut memiliki sejumlah bisnis di luar profesinya sebagai artis.
Bisnis Handika Pratama Jualan Gorengan yang Naik Kelas
View this post on Instagram
Diintip dari akun Instagram @handikapratama20, salah satu bisnis yang digeluti aktor 35 tahun itu adalah berjualan gorengan, namun dengan konsep yang lebih premium.
Dengan merek Gorengan Naik Kelas, bisnis Handika Pratama ini menunjukkan bahwa jajanan favorit masyarakat Indonesia itu bisa terlihat lebih mewah.
Meski gerai pusatnya berlokasi di kawasan Jln. RS Fatmawati, Jakarta Selatan, namun Handika Pratama memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bergabung dengan konsep franchise.
Saat membuka laman resmi Gorengan Naik Kelas, harga franchise yang ditawarkan bisnis Handika Pratama ini dibanderol mulai dari Rp 60 juta. Dengan harga tersebut, pelanggan yang bergabung diklaim bisa balik modal dalam tempo 6 bulan saja.
“Cari mitra bisnis franchise gorengan kekinian anti pandemi Corona? Buka usaha franchise Gorengan Naik Kelas aja. Usaha waralaba gorengan kekinian dengan potensi omset hingga puluhan juta per bulan dan pengembalian investasi modal awal (ROI) hanya kurang dari 6 bulan,” demikian deskripsi dalam laman resmi Gorengan Naik Kelas.
Terkait menu yang ditawarkan, pada dasarnya adalah aneka macam gorengan, seperti bakwan, tahu isi, cireng, singkong keju, dan penganan khas gorengan lainnya. Namun karena penyajian dan pengemasannya yang lebih baik, maka harganya pun turut naik.
Tips Berjualan Gorengan
Walaupun terkesan remeh, usaha gorengan kekinian memberikan pemasukan yang cukup besar untuk para pemiliknya. Seperti yang sudah diketahui bersama, gorengan merupakan makanan atau camilan yang umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.
Dari hal tersebut, dapat dikatakan bahwa usaha gorengan merupakan makanan yang disukai banyak orang, tentu ini menjadi sebuah peluang bisnis yang menjanjikan untuk dilakukan.
Bagi Anda yang ingin dan tertarik untuk memulai usaha gorengan, berikut ini tips memulai bisnis gorengan.
1. Riset Resep Terbaik
Meskipun hanya berupa gorengan, namun pelanggan tetap akan memilih produk terbaik yang sesuai dengan kemauan mereka. Jika gorengan Anda ternyata biasa-biasa aja, tentu menjadi sebuah hal yang percuma, karena konsumen akan menilai dari rasa dan kualitas dari gorengan Kamu.
Maka riset dan trial error resep gorengan menjadi tips pertama yang wajib Anda lakukan, sampai akhirnya bisa menemukan rasa terbaik. Percayalah, konsumen akan kembali terus jika produk atau gorengan yang Anda buat sesuai dengan lidah mereka.
2. Tambahkan Modal Awal
Membuka usaha gorengan tidak membutuhkan modal awal yang terlalu besar. Oleh karena itu, siapa saja dapat membuka bisnis ini. Modal awal yang dibutuhkan hanya untuk menyiapkan peralatan untuk membuat gorengan.
Misalnya bahan-bahan baku yang digunakan untuk membuat gorengan, wajan penggorengan, gerobak untuk berjualan, kompor gas, dan peralatan memasak yang lainnya.
Dengan hanya bermodalkan biaya yang kecil namun untung yang didapat cukup banyak dan bisa langsung menutup modal awal yang digunakan.
3. Tempat Jualan Sangat Sederhana
Kamu tak membutuhkan tempat usaha yang mewah dan mahal. Usaha gorengan kekinian hanya membutuhkan tempat jualan yang sederhana.
Karena esensi menjual gorengan adalah identik dengan produk yang merakyat, maka jika tempat usaha mu terlalu mewah akan membuat kesan merakyat itu hilang.
Kamu tak perlu menyewa tempat mewah seperti ruko untuk membuka bisnis gorengan ini. Gerobak di samping jalan pun sudah sangat cukup untuk bisnis gorengan.
4. Perhatikan Bahan Baku
Berbeda dengan jenis makanan lainnya yang membutuhkan resep, bahan baku atau kemampuan khusus dalam proses pembuatannya.
Gorengan adalah jenis makanan yang sangat mudah untuk dibuat. Oleh karena itu, Anda juga bisa membuat gorengan dengan rasa yang lezat.
Jenis gorengan seperti tahu isi, molen, tempe goreng, bakwan, ubi goreng, pisang goreng dan yang lainnya bisa dengan mudah dibuat tanpa membutuhkan resep yang terlalu rumit.
Selain itu bahan baku untuk membuat gorengan juga cukup mudah dan sederhana. Bahan baku untuk membuat gorengan seperti sayur-sayuran dan minyak goreng serta bumbu-bumbu sederhana yang mudah didapatkan.
5. Buat Value Lebih
Usaha gorengan adalah jenis usaha yang mudah untuk berkembang, meskipun persaingan bertambah jika usaha Kamu mempunyai value yang penjual lain tidak punya maka jualan Anda akan terus eksis.
Oleh karena itu, Anda harus membuat keunikan dan value tersendiri dari gorengan yang Kamu buat. Salah satunya bisa menggunakan beberapa varian yang bermacam-macam atau bisa menggunakan strategi untuk unik lainya.
6. Jaga Kebersihan
Meskipun usaha gerobakan, kebersihan tidak boleh ditinggalkan. Menjaga kualitas kebersihan tak hanya dari tempat tapi juga dari pengelolaan bahan baku hingga produksi.
Karena biasanya produksi usaha gorengan menjadi satu dengan gerobak, maka konsumen juga akan melihat proses produksi. Di sinilah peran kebersihan menjadi sangat vital untuk selalu diperhatikan, terkadang konsumen bukan tidak mau membeli karena rasa, akan tetapi kebersihan penjual yang tidak diperhatikan.
Jika usaha gorengan Anda sudah menerapkan kebersihan dan higienitas Pembeli tidak ragu untuk membeli.
7. Pantau dan Catat Penjualan
Mencatat penjualan bukan hanya dilakukan oleh usaha yang sudah besar saja. usaha gorengan pun wajib untuk melakukan pencatatan semua penjualan.
Dengan mencatat semua penjualan Anda bisa melihat hasil sebenarnya dari penjualan dan uang yang didapatkan. (Tivan)
Sumber Gambar : akun Instagram @handikapratama20






















