JAKARTA, MEDIAINI.COM – Hawlett Packard atau HP Indonesia berkolaborasi dengan TigaGenerasi, platform yang berfokus meningkatkan kepedulian terhadap psikologi keluarga, dan mengadakan webinar pertama New Asian Learning Experience untuk para orang tua yang dilangsungkan secara virtual pada hari ini, Kamis (24/3/2022).
Berdasarkan studi HP New Asian Learning Experience, terungkap bahwa 97% orang tua di Indonesia menginginkan pendidikan yang menyeluruh untuk mempersiapkan masa depan anak mereka.
Riset HP Indonesia untuk Dukung dan Perkuat Pengetahuan Pendidikan Lokal
Studi New Asian Learning Experience sendiri merupakan bagian dari upaya besar HP Indonesia untuk melanjutkan dan memperkuat pengetahuan mereka tentang sektor pendidikan lokal.
Studi ini membantu HP untuk lebih memahami orang tua Indonesia sehingga dapat terus memberikan inovasi dan solusi yang relevan dan bermanfaat untuk hasil pembelajaran anak yang lebih baik.
Studi HP New Asian Learning Experience 2021 dilakukan pada September 2021 dan menyasar para orang tua milenial Indonesia berusia 25 hingga 42 tahun dengan minimal satu anak berusia di bawah 12 tahun. Penelitian ini ditargetkan pada lima kota besar di Indonesia dengan jumlah sampel 500 responden.
Melalui webinar ini, HP Indonesia berkomitmen untuk mendukung orang tua dengan pengetahuan dan tips seputar pengembangan soft skills anak demi masa depan mereka.
Dalam acara virtual bertema “Future Skills for Children” ini, lebih dari 100 orang tua berpartisipasi dengan antusias untuk memahami bagaimana mereka bisa mendukung perkembangan anak di rumah lebih baik.
Untuk menambah wawasan serta pemahaman para peserta tentang cara mendidik anak di era digital, HP Indonesia mendatangkan Saskhya Aulia Prima, psikolog dan Co-Founder TigaGenerasi, Danesya Juzar, parenting influencer dan CEO Productive Mamas. Sedangkan perusahaan diwakili oleh Meity Daniel, Print Marketing Manager HP Indonesia.
Orang Tua Harus Adaptif
Dari diskusi virtual tersebut, ada beberapa poin penting yang bisa diadaptasikan oleh orang tua di Indonesia. Saskhya menggarisbawahi bahwa untuk bisa bertahan hidup dan sukses di lingkungan yang berbeda, ada tiga kategori keterampilan yang harus dikembangkan oleh anak, yaitu kemampuan kognitif dan metakognitif, kemampuan sosial dan emosional, serta kemampuan fisik dan praktikal.
Untuk mendorong perkembangan ini, orang tua dapat memberikan anak ruang dan waktu untuk menjelajahi minat mereka, mendorong mereka menyuarakan pendapat, mengajari cara mengomunikasikan perasaan, melibatkan mereka dalam proyek kolaboratif, serta mendorong mereka untuk melakukan berbagai aktivitas fisik.
“Bayangkan seperti apa dunia ini 20 tahun lagi dan seberapa besar pererubahannya. Penting bagi orang tua untuk mengikuti perkembangan zaman dan memahami peran kita dalam mendukung anak mengembangkan soft skill dan membangun karakter mereka,” ucap Saskhya.
Sementara itu, Meity juga berbagi pengalaman pribadinya sebagai orang tua yang hidup di tengah-tengah perkembangan teknologi yang super cepat.
“Saya menyediakan beberapa metode belajar seperti menggabungkan alat digital, materi cetak, hingga aktivitas fisik. Sebagai orang tua, kita selalu siap membantu anak, tetapi saya juga ingin mendorongnya untuk menjelajahi minatnya sendiri. Anak saya menyukai seni dan aktivitas kreatif, jadi saya ajarkan dia bagaimana ia bisa mencari materi di HP Printables dan cara menggunakan HP Smart App untuk mencetak dari smartphone,” imbuhnya.
Sekadar informasi, HP Printables menyediakan berbagai materi cetak untuk bermain dan belajar yang dapat diunduh secara gratis.
Sementara itu, HP for Students menawarkan berbagai inovasi dan layanan untuk membantu orang tua dan anak dalam proses pembelajaran.
Ke depannya, HP Indonesia dan TigaGenerasi akan menyelenggarakan webinar New Asian Learning Experience kedua pada Kamis mendatang, tepatnya pada 31 Maret 2022, dengan tema “Technology and Children’s Development”. (Tivan)























