JAKARTA, MEDIAINI.COM – UniPin Community (UNITY) kembali menyelenggarakan webinar bulanan bertajuk ‘Makin Produktif di Era Disruptif’. Webinar UNITY diselenggarakan secara eksklusif bersama Fantech melalui telekonferensi Zoom dan disiarkan secara langsung di kanal YouTube ‘Fantech Indonesia’ pada hari Minggu (13/3).
Di tengah terbukanya peluang untuk melakukan hal-hal baru di era digital, masih banyak tantangan yang harus dihadapi oleh setiap orang, tak terkecuali di industri gaming. Menanggapi isu produktivitas di era yang disruptif ini, UNITY mengundang Marketing Coordinator Fantech Indonesia, Robby Arianto; Manajer Tim Nasional PUBGM Indonesia, Isfan Satria Wijaya; dan Chief Growth Officer RevivaLTV, Irliansyah Wijanarko sebagai pembicara.
Tantangan-tantagan Produktivitas di Era yang Disruptif
Membahas mengenai produktivitas memang tidak akan lepas kaitannya dengan tantangan soal fleksibilitas waktu. Dalam paparannya, Isfan menyebutkan bahwa di industri gaming, hampir semua hal dilakukan di luar jam kantor, “Baik dari tim esports, media gaming, korporat, dan brand gaming, pasti ngerti bahwa kita harus stand by 24/7. Ini hitungannya tantangan lho, karena kita enggak bekerja dengan jam kerja konvensional. Industri gaming ini lebih kearah entertainment, hampir semua turnamen itu di weekend dan Anda harus mengorbankan weekend Anda.” Ujar Isfan.
Dalam hal meningkatkan produktivitas, penting untuk mengetahui dan memanfaatkan sebaik-baiknya modal yang dimiliki. Irliansyah atau yang akrab disapa Irlie, menjelaskan bahwa modal sekecil apapun tak akan menjadi penghalang jika tahu cara memanfaatkan dan mengembangkannya.
“Tadi ada yang tanya di komentar, gimana kalau jadi streamer tapi modal HP doang? Sebenarnya kalau dipikir enggak mungkin karena enggak cukup untuk menghibur kalau pakai HP doang. Seminimalnya yang bisa kalian manfaatkan dari HP itu adalah kalian bisa riset, apakah gue bisa bikin video TikTok, gue pakai HP itu untuk nambah exposure dan modal gue, baru pelan-pelan upgrade sampai punya hardware yang memadai untuk streaming,” terang Irlie.
Industri gaming memiliki potensi karir dan bisnis yang diklaim luas. Tak hanya berasal dari industri atlet profesional dan tim-tim esports profesional, tetapi juga berkaitan erat dengan industri lain penunjang aktivitas gaming, misalnya media gaming seperti RevivaLTV dan industri peripheral equipment seperti Fantech. Industri-industri ini kerap berkolaborasi untuk menghadapi beragam tantangan yang berasal dari perubahan-perubahan di era digital.
“Penetrasi gaming di Indonesia aja baru 30-50 persen. Tapi, pekerjaan apapun yang bisa kita bayangkan, yang sepuluh tahun lalu enggak ada, itu bisa terjadi di industri ini. Industrinya besar banget, ekosistemnya besar banget, dan semua itu perlu bersinergi untuk mencapai hal yang lebih besar lagi,” ujar Robby.
UNITY rutin mengadakan webinar setiap bulannya, seluruh webinar ini dapat disaksikan kembali di kanal YouTube UniPin – UniPin Gaming. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui akun instagram resmi UniPin Community @unipincommunity. (IS/DAAR)





















