JAKARTA, MEDIAINI COM – Smartwatch Huawei Watch GT Runner dipastikan masuk ke pasar Indonesia. Hal ini diketahui setelah merek teknologi asal Tiongkok itu membuka program pemesanan awal (Pre-order) Huawei Watch GT Runner di Indonesia.
Calon pembeli arloji cerdas ini sudah bisa memesan produk tersebut hingga 17 Desember 2021 mendatang secara luring melalui Huawei High-End Experience Store (HES), Erafone, Urban Republic, Watch Club, dan toko partner Huawei resmi lainnya yang tersebar di berbagai wilayah yang ada di Indonesia.
Sedangkan untuk pemesanan daring, konsumen dapat memesannya melalui Official Huawei Authorized Store yang tersebar di berbagai platform e-commerce, seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, JD.ID, Blibli, Eraspace, dan Datascrip Mall.
Sedangkan harga Huawei Watch GT Runner di Indonesia selama periode pre-order dibanderol Rp 4 juta. Nominal tersebut sudah termasuk dengan aneka bonus menarik, seperti FreeLace gratis senilai Rp 1 juta, cashback hingga Rp 200.000, dan cicilan 0 persen untuk rekanan bank yang ditunjuk Huawei.
Spesifikasi Huawei Watch GT Runner
View this post on Instagram
Di atas kertas, spesifikasi Huawei Watch GT Runner memiliki dimensi 46,4 x 46,4 x 11 mm dengan berat 38,5 gram (tanpa strap). Jam tangan pintar ini dipoles dalam dua opsi warna, Black dan Grey. Sementara tali jamnya menggunakan bahan Durable Polymer Fiber. Smartwatch ini juga sudah memiliki memori internal sendiri dengan kapasitas 4 GB.
Soal tampilan, layar Huawei Watch GT Runner terbuat dari panel AMOLED 1,43 inci dengan resolusi 466 x 466 piksel dan sudah touchscreen (layar sentuh). Jam ini membawa dua tombol di sisi kanan, yang tombol bagian atas bisa dioperasikan dengan diputar, seperti Huawei Watch GT 3.
Untuk memantau kondisi kesehatan penggunanya, fitur Huawei Watch GT Runner membawa dibekali sensor detak jantung TruSeen 5.0+, sensor pengukur kadar oksigen dalam darah (SpO2), pemantauan tidur, dan stres.
Sedangkan untuk mode olahraga, smartwatch terbaru Huawei ini telah dilengkapi lebih dari 100 mode olahraga, baik di dalam atau di luar ruangan, termasuk golf, panjat tebing, dan lain-lain.
Urusan daya tahan, spesifikasi Huawei Watch GT Runner ditenagai baterai 451 mAh yang diklaim sanggup bertahan hingga 14 hari dengan penggunaan biasa dan tujuh hari dengan penggunaan berat. Sedangkan untuk pengisian ulang baterainya memerlukan waktu dua jam hingga baterai terisi penuh.
Di bagian konektivitas, Huawei Watch GT Runner bisa terhubung dengan smartphone lewat Bluetooth v5.2 2,4 GHz, punya NFC, dan mendukung panggilan bluetooth melalui smartphone dengan sistem operasi minimal HarmonyOS 2, Android 6.0, atau iOS 9.0 ke atas.
Namun untuk pairing Huawei Watch GT Runner dengan smartphone, pengguna wajib mengunduh aplikasi Huawei Health versi terbaru melalui toko aplikasi milik Huawei, App Gallery. App Gallery bisa pengguna temukan di laman resmi Huawei. Namun jika smartphone pengguna adalah produk Huawei, toko aplikasi tersebut langsung tersedia di dalam perangkat.
Untuk ketahanan arloji, Huawei Watch GT Runner sudah memgantongi sertifikat IP68 untuk tahan debu dan air. Konon, Huawei mengklaim bahwa smartwatch andalannya ini bisa dipakai berenang hingga kedalaman 50 meter. Perlu diketahui, tidak ada layanan Google di arloji pintar ini karena tidak menggunakan WearOS. Jam tangan pintar ini menjalankan sistem operasi HarmonyOS buatan Huawei.(Tivan)






















