JAKARTA, MEDIAINI.COM – Kebakaran kilang minyak yang telah terjadi Jumat (11/6) milik PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV di Cilacap, Jawa Tengah, membuat Pertamina sigap mengambil langkah strategis. Hingga Sabtu (12/6) masih dilakukan proses pemadaman dan pendinginan untuk membuat api tak datang kembali.
Diketahui jika ada 50 petugas yang telah turun dan menangani kebakaran. Mereka berhasil memadamkan dengan menyemprotkan foam ke arah titik api di kawasan tangki/bundwall yang berisi Benzene.
Pertamina Bergegas Menyiapkan Laporan Kebakaran
Kepala Basarnas Cilacap, I Nyoman Sidakarya mengatakan, dari laporan yang diterima sebelum terjadi kebakaran sempat terdengar ledakan akibat petir. Saat terjadi kebakaran kawasan kilang memang sedang diguyur hujan lebat dan petir.
Nyoman mengatakan laporan tersebut hanya dugaan karen belum ada hasil pemeriksaan sari Polisi. Nyoman menambahkan, belum ada laporan korban dalam peristiwa kebakaran kilang minyak tersebut. “Lokasinya jauh dari permukiman, semua sudah teratasi. Diinformasikan yang terbakar tangki 9,” kata Nyoman.
Sebelumnya, di Indramayu sebuah kilang minyak pemasok terbesar bahan bakar juga mengalami kebakaran. Bahkan, kebakaran kilang minyak Pertamina tersebut baru bisa dipadamkan setelah berhari-hari.
PT Pertamina (Persero) mengkonfirmasi terjadinya kebakaran di salah satu tangki berisi benzene di kilang Cilacap Jawa Tengah. Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membenarkan kabar tersebut dan direksi sedang menyiapkan laporan kebakaran tersebut.
Jamin Pasokan BBM Tetap Aman
Meski ada masalah pada salah satu kilang minyak miliknya, Pertamina melalui Unit Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho memastikan pasokan bahan bakar minyak dan elpiji di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta tetap dalam kondisi aman.
Galih menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir karena Pertamina memiliki tujuh Fuel Terminal dan tiga LPG Terminal yang berfungsi untuk memasok kebutuhan BBM dan LPG di provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta. Insiden kebakaran yang terjadi di Kilang Minyak Cilacap, Jawa Tengah itu juga dipastikan tidak mengganggu operasional kilang tersebut. Pasalnya, kebakaran hanya terjadi di bagian bundwall tangki.
Kilang minyak milik Pertamina yang berada di Cilacap merupakan satu dari 7 kapasitas produksi terbesar di Tanah Air sebesar 348.000 barel per hari. Kilang ini bernilai strategis karena memasok 44 persen kebutuhan BBM nasional atau 75 persen kebutuhan BBM di Pulau Jawa.
Kebakaran kilang minyak ini juga jadi perhatian, pasalnya merupakan satu-satunya kilang di Tanah Air saat ini yang memproduksi aspal dan base oil. Kilang tersebut memiliki sekitar 200 tangki untuk menampung crude yang akan diolah, gas serta BBM hasil pengolahan minyak mentah. Hingga saat ini pihak Pertamina belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah kerugian yang dialami dari musibah kebakaran tersebut.(Ken)
Sumber Gambar : ilustrasi Pixabay























Discussion about this post