SEMARANG, MEDIAINI.COM – Mendekati dua dekade sejak Wahyu Sangerti Alam gabung ke dalam JNE. Beragam tugas serta amanah yang dijalani telah membentuknya menjadi seorang pemimpin yang dapat diandalkan dan menjadi panutan bagi karyawannya.
Di tahun 2020 Wahyu mendapatkan penghargaan sebagai The Best Branch Manager JNE.
Penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja kerasnya sebagai Kepala Cabang JNE Semarang yang berhasil meningkatkan performa kinerja tim secara keseluruhan.
Di bawah kepemimpinan Wahyu, JNE Cabang Semarang menggungguli performa kerja seluruh jaringan kantor cabang JNE di Indonesia.
Di tengah kondisi pandemi Covid-19, kinerja justru meningkat lebih dari 30% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Dengan rendah hati, pria yang memimpin JNE Cabang Semarang sejak 2018 tersebut mengatakan bahwa prestasi tersebut turut didukung oleh momentum peningkatan transaksi online secara nasional yang jusru terjadi sejak pandemi Covid-19 melanda.
Akibat pandemi, terjadi tren peralihan perilaku belanja dari offline menjadi online. Ketika transaksi belanja online meningkat, secara otomatis akan berpengaruh terhadap permintaan terhadap jasa ekspedisi.
“Sejak pandemi tahun lalu memang terjadi peningkatan belanja online karena keterbatasan pergerakan. Ada aturan tidak boleh mudik, pembatasan sosial berskala besar, dan lain-lain. Pada akhirnya terjadi switching belanja ke online. Permintaan terhadap jasa kurir dan ekspedisi meningkat,” ujar Wahyu.
Peningkatan permintaan jasa ekspedisi, di satu sisi, memang mendongkrak perolehan omset. Namun demikian, berkah tersebut perlu tetap dikelola dengan baik guna menghasilkan profit bagi perusahaan.
Lagi-lagi, Wahyu mengatakan bahwa dirinya beruntung karena dipercaya mengelola JNE Cabang Semarang yang posisinya strategis dan didukung oleh infrastruktur yang mapan.
Dengan area pemasaran yang membentang dari Pemalang di sisi barat, Bojonegoro di sisi timur, dan Salatiga di sisi selatan, jalur ekspedisi yang tersedia sudah sangat memadai.
Seluruh wilayah itu dapat dijangkau dengan ekspedisi darat yang efisien, terlebih setelah tersambungnya Tol Trans Jawa.
“Kami beruntung di Jateng karena sisi transportasinya terbantu oleh infrastruktur sehingga jalur darat menjadi lebih efisien. Sebagian besar ekspedisi menggunakan jalur darat, sedangkan paket-paket yang butuh penanganan cepat tetap memakai jalur udara,” tambah Wahyu.
Nilai tambah lain yang turut mendukung meningkatnya kinerja JNE Cabang Semarang, menurut Wahyu, adalah banyaknya jumlah pelaku UMKM di Jateng.
Semakin banyak UMKM, artinya semakin banyak mitra yang bisa diajak bekerja sama. Sampai saat ini, JNE Cabang Semarang telah memiliki ribuan mitra UMKM di Jateng yang telah bekerja sama untuk meningkatkan transaksi. (Wahyu Septiadi Hutomo/AD)























Discussion about this post