JAKARTA, MEDIAINI.COM -Rencana Presiden RI, Jokowi reshuffle kabinet makin terdengar kencang oleh publik. Terlebih setelah perombakan para menterinya di Kabinet Indonesia Maju. Dengan muncul setelah pembentukan Kementerian Investasi serta peleburan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).
Reshuffle kabinet menguat pasca Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui pembentukan Kementerian Investasi serta peleburan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Riset dan Teknologi menjadi Kementerian Dikbud/Ristek.
Persetujuan itu ditetapkan dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (9/4/2021). Pembentukan dua kementerian baru itu sesuai dengan hasil keputusan Badan Musyawarah DPR yang membahas surat dari Presiden Jokowi mengenai pertimbangan pengubahan kementerian.
Wacana Pergantian Dua Menteri
Kabar soal Jokowi reshuffle menterinya ditegaskan oleh Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin lewat media sosial Twitter. Melalui akun miliknya, Ngabalin mengatakan akan ada dua menteri baru yang dilantik Presiden Jokowi
Keduanya yakni Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Dikbud/Ristek) dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). “Presiden Insya Allah akan melantik menteri baru, Menteri Dikbud/Ristek, Menteri Investasi/Kepala BKPM,” kicau Ngabalin di akun @AliNgabalinNew, baru-baru ini.
Kepada wartawan Ngabalin juga menyebut bahwa pelantikan menteri baru kemungkinan akan dilakukan pada pekan ini. Namun, mengenai detail waktunya, ia belum dapat memastikan.
Sayangnya Ngabalin belum bisa memberi kejelasan saat ditanya tentang dua sosok menteri baru yang bakal ditunjuk Presiden. Tapi, melihat dari kapasitas menteri terdahulu, Ngabalin memperkirakan bahwa kursi Menteri Investasi akan diduduki oleh Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Sementara, Menteri Dikbud/Ristek akan dijabat Menristek Bambang Brodjonegoro.
Meski demikian, Ngabalin belim berani memasktikan karena sangat mungkin bagi Jokowi menunjuk dua sosok lain di luar nama-nama tersebut.
Selain Bahlil Lahadalia muncul juga bebetapa nama yang bakal menjadi menteri baru di Kabinet Indonesia Maju pimpinan Jokowi. Pakar komunikasi politik yang juga pendiri KedaiKOPI Hendri Satrio menyebut kemungkinan Muhammad Lutfi yang menjadi Menteri Investasi. Ia digeser dari Kementerian Perdagangan lantaran kontroversi beras impor.
Sosok lain yang disebut menjadi Menteri Investasi adalah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Nama ini muncul dari Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab yang di beberapa media mengatakan sosok Ahok cocok jadi Menteri Investasi.(ken)
Sumber Gambar : ilustrasi Pixabay























Discussion about this post