JAKARTA, MEDIAINI.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memutuskan untuk melanjutkan subsidi kuota internet gratis kepada pelajar, guru, dan dosen di Indonesia mulai Kamis (11/3). Penyaluran kuota internet akan berlangsung antara tanggal 11-15 setiap bulannya dan masa aktif hanya sebulan.
Pada 2020, bantuan subsidi kuota diberikan kepada siswa, mahasiswa, guru dan dosen dengan total penerima 35,59 juta orang. Banyak orangtua dan siswa yang merasa terbantu dengan bantuan kuota internet dari pemerintah, meskipun terkadang susah mencari sinyal. Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan, pembagian kuota data internet dilanjutkan sesuai dengan masukan dari masyarakat. Bantuan tersebut akan diberikan selama tiga bulan dan dimulai pada Maret 2021.
Menurut Nadiem, bantuan yang pemerintah berikan berupa kuota umum, yang dapat masyarakat gunakan untuk mengakses berbagai laman dan aplikasi sesuai dengan kebutuhan. Namun, skema program subsidi kuota internet tahun ini sedikit berbeda dengan tahun lalu. Apa saja perbedaan dan berapa besar kuota yang diterima? Berikut rinciannya.
Beda Kuota Belajar 2021
Subsidi kuota internet yang disalurkan hanya kuota umum. Sementara untuk kuota belajar ditiadakan. Menurut Nadiem Makariem, subsidi internet kuota umum lebih fleksibel penggunaannya dibanding kuota belajar, yang hanya bisa mengakses aplikasi tertentu. Padahal, belum tentu digunakan pelajar.
Karena subsidi kuota belajar ditiadakan, maka total besaran subsidi kuota internet juga lebih sedikit dibanding tahun lalu. Berikut daftar paket bantuan internet untuk belajar Kemendikbud 2021:
- Peserta didik PAUD (siswa) 7 GB/bulan
- Peserta didik pendidikan dasar dan menengah (siswa) 10 GB/bulan.
- Pendidik PAUD, pendidikan dasar, dan menengah (guru) 12 GB/bulan.
- Mahasiswa dan dosen 15 GB/bulan.
- Tidak bisa akses medsos dan game
Meskipun kegunaannya lebih fleksibel, kuota umum tidak bisa digunakan untuk mengakses media sosial, seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan TikTok. Kuota utama juga tidak bisa digunakan untuk bermain game dan mengunjungi laman yang diblokir Kominfo. Namun, kuota bantuan internet untuk belajar ini masih bisa digunakan untuk mengakses platform lain penunjang PJJ, termasuk YouTube. Sebab, banyak materi pelajaran yang dibagikan melalui YouTube. “Karena sekarang Kuota Umum, YouTube sudah termasuk dan bisa digunakan. Ini jadi kabar gembira, walaupun volume GB tidak sebesar sebelumnya, tetapi penggunaannya jadi lebih fleksibel,” jelaa Nadiem Makarim.
Syarat Penerima Bantuan Kuota Data Internet 2021
Bagi siswa dan pendidik yang ingin mendapatkan bantuan kuota dari pemerintah, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi.
- Siswa PAUD hingga menengah : Terdaftar di aplikasi DapodikMemiliki nomor ponsel aktif atas nama siswa atau orang tua/anggota keluarga/wali
- Pendidik jenjang PAUD hingga menengah: Terdaftar di aplikasi DapodikMemiliki nomor ponsel aktif
- Mahasiswa: Terdaftar di aplikasi PD Dikti berstatus aktif dalam perkuliahan atau sedang menuntaskan gelar ganda (double degree) Memiliki Kartu Rencana Studi (KRS) pada semester berjalanMemiliki nomor ponsel aktif
- Dosen:Terdaftar di aplikasi PD Dikti dan berstatus aktifMemiliki nomor registrasi (NIDN, NIDK, atau NUP)Memiliki nomor ponsel aktif. (Ken)
Sumber Gambar : ilustrasi Pixabay























Discussion about this post