Kabar Baik, Indonesia Teken Perjanjian dengan Tesla Soal Investasi Mobil Listrik

Kabar Baik, Indonesia Teken Perjanjian dengan Tesla Soal Investasi Mobil Listrik

JAKARTA, MEDIAINI.COM -Perusahaan mobil listrik terbesar di Amerika Serikat Tesla Inc. akan memberi investasi serius kepada Indonesia. Cadangan nikel yang berlimpah disebut-sebut membuat Tesla tertarik untuk mendirikan pabrik baterai baru di Indonesia. Tesla merupakan satu dari 7 perusahaan asing yang akan bermitra dengan PT Indonesia Battery Holding (IBH) dalam membangun industri kendaraan listrik berbasis baterai.

Awal Desember 2020 lalu, Presiden Joko Widodo sudah berbicara dengan CEO Tesla, Elon Musk. Jokowi menawarkan Tesla untuk berinvestasi pengembangan mobil listrik di Indonesia. Dari pembicaraan tersebut, kabarnya Elon Musk dan tim berencana untuk mengunjungi Tanah Air pada Januari 2021. Namun, hingga akhir masuk Februari 2021 belum ada peresmian investasi dari perusahaan Elon Musk. Informasi terbaru,

Buat Perjanjian Khusus

Indonesia sudah ada perjanjian khusus, Non-Disclosure Agreement (NDA)  dengan Tesla Inc. Hal tersebut diungkap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Non-Disclosure Agreement ini merupakan perjanjian untuk menjaga informasi penting atau rahasia antara dua belah pihak. Aturan ini biasanya memuat sanksi jika ada yang melanggar.”Kami sudah 6 kali video call dan NDA sudah selesai ditandatangani,” kata Luhut kepada wartawan, Kamis (4/2).

Mengenai perjanjian khusus itu,  Luhut Binsar Pandjaitan belum bisa berbicara banyak. Namun, Luhut memastikan bahwa proposal untuk investasi kerjasama dengan Tesla akan diterima dalak waktu dekat. “Ya kita belum tahu berapa besarnya tapi yang kami tahu dan kami belum bisa men-disclose terlalu detail. Saya pikir hari ini atau besok kami akan menerima proposal dari mereka,” beber Luhut memberi bocoran.

Soal berapa besaran jumlah investasi yang akan diberikan Tesla di Indonsia, Luhut mengaku belum mengetahui.  Sebab, ia belum bisa membuka informasi detil dalam rencana kerjasama dengan perusahaan asal negara Paman Sam itu. “Kita belum bisa men-disclose (membuka) terlalu detil ke publik,” ujar Luhut Binsar Pandjaitan.

Runtutan Rencana Proyek Mobil Listrik

Mengenai rencana investasi Tesla di Indonesia sudah terdengar sejak akhir tahun 2020 lalu. Mediaini.com merangkum informasi rencana proyek tersebut.

1. Pada 11 Desember 2020, Presiden Jokowi ngobrol dengan CEO Tesla, Elon Musk Didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Presiden Jokowi bicara melalui telepon membahas mengenai peluang investasi perusahaan mobil listrik Tesla di Indonesia. Kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai industri mobil listrik dan komponen utama baterai listrik. Selain itu, Presiden Jokowi juga mengajak Tesla untuk melihat Indonesia sebagai launching pad Space X.

2. Pada 17 Desember 2020, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan bahwa Tesla akan berkunjung ke Indonesia pada Januari 2021. “Tesla juga telah menyatakan minat yang kuat dan mereka akan lakukan kunjungan di Januari 2021,” ucap Luhut Binsar Pandjaitan

3. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan pemerintah Indonesia akan mengoptimalkan kunjungan utusan Elon Musk untuk menguatkan kemauan Tesla agar makin yakin berinvestasi di dalam negeri.“Tesla akan mengirim timnya awal Januari 2021 ke Indonesia. Kami akan berupaya sedemikian rupa agar Tesla bisa melakukan investasinya di Indonesia,” ujarnya dalam Konferensi Pers Akhir 2020, pada 28 Desember 2020.

4. Meski diakui memiliki cadangan Nikel besar, peluang Indonesia untuk mendapatkan kucuran investasi Tesla bukan perkara mudah. Ada Thailand dan India yang jauh-jauh hari telah bermanuver mendekati perusahaan kendaraan listrik terbesar di dunia itu. (Ken)

Sumber Gambar : ilustrasi Pixabay

Exit mobile version