JAKARTA- MEDIAINI.COM – Setelah setahun beroperasional, GREDU salah satu platform digital pendidikan semakin optimis menyediakan solusi membangun pendidikan di Indonesia. Melalui aplikasi digitalisasi sekolah, proses belajar mengajar jadi lebih efisien terutama menghadapi pandemi Covid-19. Demi semakin meningkatkan performa, GREDU pun mulai membuat beberapa gebrakan dan strategi.
CEO GREDU, Rizki Anies, mengungkapkan jika dunia pendidikan di Indonesia mengalami berbagai masalah umum seperti migrasi dari offline ke sistem online. “Bagi sekolah yang sudah bekerjasama dengan GREDU, migrasi mendadak bukan menjadi kendala lagi karena GREDU telah menyediakan sistem manajemen sekolah, kegiatan belajar-mengajar hingga administrasi sekolah,”dalam rilis yang diterima Mediani.com.
Perbarui Aplikasi
Memasuki 2021, GREDU pun berusaha memperkaya aplikasi melalui sejumlah pembaruan. Hal ini membuat para pengguna yakni sekolah, guru, orang tua, dan siswa mudah dan bisa maksimal. Selain itu, pembaruan aplikasi GREDU diungkapkan mencakup dua sisi yakni fitur dan layanan. Fitur penambahan seperti bank soal, remedial, resubmisi dan kelas interaktif. Kemudian, dilengkapi indikator pemahaman siswa, serta rapor yang mencakup rekapitulasi nilai, informasi ekstrakurikuler, hingga kolom deskripsi dan komentar.
Sementara pada sisi servis, GREDU melakukan beberapa pembaruan. Mulai dari sistem training, pengadaan Posko Bantuan GREDU, merilis laman FAQ dan penyediaan customer support, membuat video tutorial yang dapat diakses melalui kanal Youtube GREDU, dan rutin melangsungkan webinar serta survei terkait isu pendidikan.
Pembaruan aplikasi yang dilakukan GREDU merupakan upaya untuk mendukung semua kegiatan belajar-mengajar secara daring. Dengan pembenahan tersebut, sejak Juni 2020 GREDU justru mengalami kenaikan jumlah pengguna. Pada November-Desember lalu, GREDU meraih tingkat kesuksesan sebesar 84% terkait pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) menggunakan platform GREDU.
Sasar Pendanaan Seri A
Dalam situasi pandemi, GREDU terus melakukan pembenahan agar sekolah digital bisa dilakukan dari mana saja dengan aman, mudah, dan nyaman. Untuk menunjang pembaruan aplikasi dan ekspansi bisnis, GREDU juga berencana mengajukan pendanaan seri A pada pertengahan tahun 2021.
Memasuki semester genap Tahun Ajaran 2020/2021, GREDU tetap fokus untuk mengedepankan digitalisasi sekolah agar pembelajaran jarak jauh dapat dilakukan secara mudah dan terintegrasi dalam satu wadah. Melalui platform dan aplikasi yang dimilikinya, GREDU juga turut mendukung keberlangsungan sistem pembelajaran nasional dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) baik secara online maupun offline.
“Sesuai dengan misinya dan update yang terus berkesinambungan, GREDU selalu memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan di Indonesia agar sistem belajar-mengajar tetap berjalan dengan aman karena dapat dilakukan di rumah masing-masing serta memiliki sistem keamanan yang terjamin oleh GREDU, serta nyaman dan mudah karena platform kami yang user friendly,” ungkap Bravo Dahono, Lead Product Manager GREDU. (Aprillia Dwi)






















Discussion about this post