SEMARANG, MEDIAINI.COM – Pandemi tak menyurutkan Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Semarang (BBPLK Semarang) untuk kembali mengadakan Semarang Fashion Convention demi mendukung perkembangan industri fashion di Jawa Tengah.
Budi Hartawan Direktur Jenderal Binalattas Kemnaker RI mengatakan, “Semarang Fashion Convention 2020 ini diadakan oleh BBPLK Semarang agar kita bisa melihat bagaimana perkembangan fashion di masa yang akan datang.
Jika sudah tahu gambaran ke depannya seperti apa, maka kita tinggal menyiapkan kurikulum pelatihan, standar kompetensi, serta sarana dan prasarana seperti apa nantinya.”
Acara yang diadakan di studio catwalk BBPLK ini menampilkan karya dari para desainer pelatihan BBPLK Semarang.
Total ada sembilan belas desainer yang ikut hadir di Semarang Fashion Convention 2020 dan menampilkan karya-karya terbaik mereka.
Semarang Fashion Convention 2020 juga turut dimeriahkan oleh desainer kebanggaan Indonesia yaitu Eko Tjandra yang menampilkan tiga koleksi terbarunya yakni Juma Sama yang mempunyai makna jika wanita harus dijunjung tinggi, Karma Moksa yang menggambarkan nilai baik sebagai seorang wanita, dan Grandiose yang menceritakan kejayaan kerajaan Swarna Bumi.
Eko Tjandra juga berharap agar para desainer muda pelatihan BBPLK Semarang untuk tidak lelah berkarya, berinovasi, penuh kreatifitas, dan membuat karya yang berasal dari hati.
Meskipun tantangan di dunia fashion adalah menyesuaikan perkembangan zaman, Budi Hartawan menambahkan agar para peserta pelatihan terus optimis melihat dunia fashion nantinya.
“Dengan adanya pelatihan ini, di masa yang akan datang peserta harus optimis untuk bisa bekerja atau membuka usaha.” Tutur Budi. (Apriliana Dwi)























Discussion about this post