SEMARANG, MEDIAINI.com – Susana Ramadhan dirasa berbeda dan berat ditengah wabah Covid-19 ini. Hal ini bisa dirasakan ketika hendak berbelanja buat menu buka puasa.
Dikala pemerintahan menganjurkan untuk dirumah saja, sedangkan menu buka puasa harus tersedia, yang dilakukan adalah belanja online.
Salah satunya sambal, makanan pendamping yang harus selalu ada buat kebanyakan orang, karena banyak manfaat yang bisa diperoleh dari kandungan vitamin C di dalamnya.
Vitamin C pada sambal dapat meningkatkan proses metabolisme dalam tubuh, mempercepat penyembuhan luka, dan memaksimalkan penyerapan zat besi.
Cabai merah juga mengandung karotenoid atau vitamin A yang baik untuk tubuh. Vitamin A ini mempunyai sifat antiradang dan anti penuaan yang dapat melindungi DNA tetap sehat.
Sambal, sekarang mudah ditemui di super market, pasar dan warung klontong atau bahkan bisa dipesan melalui online shop.
Tidak perlu lagi repot harus membuat, dan bisa tahan hingga beberapa hari jika disimpan didalam kulkas.
Indah Subekti (25) penjual ‘sambal Galak’ online di Kota Semarang ini mengaku, disaat Ramadhan tahun ini omset penjualan justru meningkat. (12/5/2020).
Sambal Galak yang berbahan dasar
Cabe setan, minyak goreng, gula dan garam, pertama kali dipasarkan januari 2019 lalu, dimasak sendiri oleh indah dengan varian sambel cumi asin saat Itu.
Ketika #dirumahaja kita bisa tetap bisa menghasilkan uang dari hobi yang bisa dikerjakan di rumah. Sambal menjadi salah satu makanan pelengkap yang selalu ada.
Sambal Galak sendiri memiliki varian sambal galak cumi asin, sambal galak teri medan, sambal ijo cumi asin, sambal ijo teri medan yang dikemas botol kecil ukuran 200 mg.
Indah, yang lebih akrab dipanggil iin ini mengatakan, per botol Sambal Galak dijual seharga Rp. 30.000 dan sebulan bisa menjual 200 botol.
Sedangkan pangsa pasarnya meliput Semarang, Bandung, Surabaya, Jakarta dan sekali pernah mengirim hingga Belanda.
“kalo hari biasa (bukan Ramadhan), bisa jual 200 botol dalam sebulan, puasa disaat pandemi ini, meskipun baru pertengahan udah keluar hampir 300 botol”. Tambahnya.
Ia menambahkan, dikala kondisi seperti ini, kita bisa memanfaatkan hobi menjadi penghasilan disela-sela Work From Home (WFH) dan Ramadhan ini.
Banyak hal positif dari kesenangan kita yang Kadang tak terpikirkan bisa menghasilkan.
“Mulailah berbisnis dari hobi dan bisa dipasarkan ke lingkungan terdekat kita. Karena jika kita bekerja dengan niat dan serius maka hasilnya akan memuaskan”. Pungkasnya. (Praditya Wibisono)






















Discussion about this post