DataOn Ungkap Strategi Perusahaan dalam Membangun Employee Engagement

Share artikel ini

SEMARANG, MEDIAINI.com – Pandemi COVID-19 telah membuat banyak perubahan situasi dan kebijakan di segala bidang saat ini.

Perubahan tersebut harus dilakukan menyeluruh pada setiap pola dan tata cara hidup baik di level individu, keluarga, komunitas yang kecil, perusahaan sampai dengan kebijakan negara.

Perusahaan atau korporasi dituntut untuk dapat segera beradaptasi dengan ketidakpastian yang sangat tinggi.

Fase baru yang akan dihadapi saat ini yaitu bernama New Normal, sebuah kondisi dari dampak krisis global dimana semua sektor di dunia dituntut untuk tetap menjalani hidup berdampingan dengan tata dan pola cara hidup baru menghadapi pandemi COVID-19 itu sendiri.

Penerapan New Normal, suatu proses rehabilitasi dalam rangka pemulihan semua bagian terdampak yang menuntut adanya perubahan dan penyesuaian gaya hidup dan strategi bisnis agar dapat bertahan dalam kondisi sulit untuk menjadi lebih baik.

Gordon Enns, CEO dari PT Indodev Niaga Internet (DataOn) mengatakan, menyadari perlunya strategi baru yang diterapkan oleh perusahaan untuk menghadapi New Normal dengan tetap menjaga semangat kekeluargaan di dalam perusahaan, bergotong royong meningkatkan produktivitas perusahaan dan menjaga kepuasan pelanggan.

Hal ini diterapkan secara komprehensif, sebagai perusahaan penyedia solusi Human Resources Information System (HRIS) dengan dengan brand SunFish HR sebagai HRIS web based dan GreatDay HR sebagai HRIS mobile apps.

Langkah pertama yang ditempuh perusahaan untuk menghadapi New Normal adalah dengan membangun working environment yang sehat dan insentif untuk mendorong karyawan bekerja lebih efisien dan produktif.

“Kami merasa bahwa jika karyawan memandang perusahaan peduli terhadap lingkungan kerja yang sehat dan kontribusi mereka, mereka akan berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik bagi pelanggan kami,” ungkap Gordon. (12/6/2020).

Gordon menjelaskan bahwa upaya mengembangkan lingkungan kerja yang sehat yaitu dengan menciptakan sebuah kantor dengan konsep open space, modern, eco-friendly dan high-technology.

Selain itu, perusahaan juga menyediakan fasilitas pendukung lain, seperti fasilitas olahraga dan ruang serbaguna, agar bisa menghadirkan suasana work-life balance agar tetap menjaga kesehatan karyawan dengan tetap mengikuti anjuran menggunakan masker dan physical distancing ketika berada di kantor.

“Perusahaan juga akan mewujudkan complex project incentive system dalam hal pembagian insentif kepada karyawan di semua level yang didasari perhitungan kombinasi pencapaian perusahaan dan kinerja individu. Dari langkah-langkah tersebut, dampaknya kemudian akan terlihat pada engagement survey karyawan yang menunjukkan tren sangat positif dan produktivitas karyawan dipastikan meningkat secara berkesinambungan,” ujar Gordon dengan optimis.

Gordon mengakui pihaknya masih menjumpai tantangan dalam hal turnover karyawan dan kompetensi terutama untuk karyawan baru jelang “New Normal”.

“Gordon menyatakan karyawan yang sudah bekerja lebih dari dua tahun umumnya dapat dipertahankan dengan baik oleh perusahaan. Aspek employee engagement tetap menjadi prioritas bagi perusahaan dengan dasar bahwa memiliki karyawan yang termotivasi dan produktif akan memberikan hasil terbaik bagi perusahaan,” tambahnya.

Berikutnya yang penting adalah menjamin career development melalui program pelatihan, pendidikan dan transfer of knowledge, sehingga akan menimbulkan rasa percaya diri dan kebanggaan kepada hasil karya dan kontribusi yang sudah dilakukannya.

Tentu saja, solusi SunFish HR dan GreatDay HR juga diimplementasikan di perusahaan ini dalam menghadapi New Normal.

“Moto kami adalah melakukan transaksi bisnis melalui teknologi,” kata Gordon.

Dengan menggunakan solusi SunFish HR,Gordon menjelaskan  karyawan dapat dengan mudah mengelola data karyawan, melaporkan kehadiran, mengajukan cuti, melihat slip gaji, mengajukan klaim penggantian biaya, dan hal-hal yang berkaitan dengan HR lainnya. Semua pengguna menerima informasi dan pengumuman perusahaan, memiliki pengingat tentang status kehadiran atau status karyawan, dan dapat melakukan posting media sosial secara internal.

Dengan sistem dari DataOn ini, komunikasi menjadi lebih terstruktur, dan menghasilkan data yang dapat diakumulasi menjadi sebuah dasar untuk menjalankan social performance management.

“Kedepannya DataOn akan secara aktif menambahkan fitur-fitur yang berkontribusi dalam meningkatkan employee engagement, komunikasi, dan financial technology (fintech) yang ada sebagai solusi Sunfish HR dan GreatDay HR, dengan harapan secara komprehensif ini juga bisa memenuhi kebutuhan karyawan dari semua jenis perusahaan dalam menghadapi New Normal,” Pungkas Gordon. (Praditya Wibisono)