MEDIAINI.COM – Obat diare ini mudah ditemukan karena bisa dibeli di supermarket tidak harus di apotik. Adapun seseorang dapat terkena diare karena disebabkan oleh beberapa hal. Pertama adalah bakteri dari makanan atau air yang terkontaminasi.
Penyebab yang kedua adalah virus seperti flu, norovirus, atau rotavirus. Diare juga disebabkan oleh parasit, yaitu organisme kecil yang biasanya ditemukan dalam makanan atau air. Bahkan, diare juga disebabkan oleh intoleransi atau sensitivitas terhadap makanan, seperti laktosa dan fruktosa.
Alergi makanan juga dapat menyebabkan diare. Tidak hanya itu, diare juga dapat terjadi karena efek samping dari obat-obatan. Dari penyebab-penyebab ini. orang yang terkena diare akan mengalami beberapa gejala. Salah satunya adalah feses lembek dan cair.
Gejala lainnya adalah mengalami nyeri dan kram perut. Mual dan muntah juga biasanya menyertai gejala diare. Bahkan ketika Anda mengalami nyeri kepala juga dapat menjadi gejala diare. Akhirnya Anda pun kehilangan nafsu makan dan haus terus-menerus. Untuk itu, sebaiknya Anda menghindari penyebab diare.
9 Rekomendasi Obat Diare, Paling Mudah Dicari
Berikut adalah rekomendasi obat diare dari Mediaini. Berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber, brand-brand obat diare berikut ini bisa Anda dapatkan di apotek dan toko obat.
1. Diapet NR

Rekomendasi pertama obat diare dari Mediaini adalah Diapet NR. Produk ini dapat membantu menghentikan buang air besar terus menerus, rasa mulas, dan mengubah feses yang semulanya cair menjadi padat. Harganya Rp 2.800 hingga Rp 4.500.
2. Oralit

Di rekomendasi kedua terdapat Oralit. Anda akan mendapati efek obat ini baru setelah 8-12 jam. Rentang harganya antara Rp 600 hingga Rp 38.000. Anda dapat membeli 1 sachet hingga 100 sachet.
3. Neo Entrostop

Neo Entrostop adalah rekomendasi ketiga. Produk obat diare ini mengandung attapulgite dan pektin. Kandungan ini dapat menetralisir racun dan bakteri penyebab diare. Rentang harganya bekisar Rp 7.000 hingga Rp 16.000.
4. Guanistrep Syrup

Selanjutnya, di rekomendasi keempat adalah guanistrep syrup. Produk ini mengandung kaolin dan pektin dan menjadi pengobatan simtomatik pada diare dimana tidak diketahui penyebabnya dengan jelas. Harganya Rp 4.700 hingga Rp 11.000.
5. Diatabs

Di rekomendasi kelima adalah Diatabs. Kandungan didalamnya adalah activated attapulgite. Obat ini juga mengandung magnesium aluminium phyllosilicate. Rentang harganya antara Rp 2.800 hingga Rp 15.000.
6. Imodium

Imodium adalah rekomendasi keenam dari Mediaini. Produk ini akan memperlambat gerak usus agar menghasilkan konsistensi feses lebih padat. Rentang harganya Rp 9.000 hingga Rp 90.000.
7. Neo Kaolana Syrup

Neo Kaolana Syrup adalah rekomendasi ketujuh. Produk ini mengandung kaolin dan pectin yang mampu menyerap zat pemicu diare. manfaatnya adalah mengurangi rasa mulas dan nyeri dan frekuensi BAB. Harganya Rp 15.600 hingga Rp 18.500.
8. Tay Pin San

Tay Pin San adalah rekomendasi ke delapan. Obat diare ini dapat meredakan perut kembung, sakit perut, muntah, dan masuk angin. Perut begah dan asam lambung tinggi juga dapat diobati. Harganya Rp 3.800 hingga Rp 36.000.
9. Inamid

Rekomendasi obat diare terakhir dari Mediaini adalah Inamid. Produk ini mengandung Loperamide yang cocok untuk ibu hamil. Obat ini akan memperlambat gerak usus agar menghasilkan feses yang lebih padat. Harganya antara Rp 2.600 hingga Rp 25.000.
Tips Memilih Obat Diare
Dalam memilih obat diare, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Dengan memperhatikan beberapa hal di bawah ini, Anda akan mendapatkan obat diare yang tepat dan cocok. Tips pertama dalam memilih obat diare adalah dengan menentukan bentuk obatnya.
Pasalnya, ada beberapa jenis obat. Ada di antaranya berbentuk tablet, kapsul, bubuk hingga yang cair berupa sirup. Pilihlah jenis obat yang akan membuat Anda lebih mudah untuk menelannya. Sebagai contoh adalah bayi atau anak kecil yang sebaiknya memilih obat sirup.
Tips kedua adalah dengan memperhatikan kandungan herbal atau kimia. Ada pun kebanyakkan obat pereda diare mengandung bahan kimia. Namun, ada juga yang terbuat dari 100 persen bahan-bahan herbal alami. Jika Anda memiliki kecenderungan khasiat herbal, pilihlah obat diare yang terbuat dari sari daun jambu.
Tips ketiga adalah dengan memperhatikan tanggal kadaluarsa. Pasalnya, Anda dapat membelinya tanpa resep dokter. Untuk itu, Anda harus jeli dalam memperhatikan tanggal kadaluarsa obat tersebut. Jangan lupa juga untuk membaca kandungan obat terutama Anda yang memiliki alergi terhadap kandungan zat tertentu. (Tri Puspitasari)


























