MEDIAINI.COM – Tips promosi pebisnis pemula penting diperhatikan karena dapat membuat usaha baru jadi lebih siap dan terukur. Kemunculan pebisnis pemula selama pandemi justru semakin banyak setiap harinya. Hal ini karena selama pandemi sudah banyak terjadi PHK. Orang-orang pun mulai merintis usaha baru atau perusahaan baru di bidang start up.
Selama pandemi pun muncul resep-resep makanan baru. Tidak hanya resep, ada berbagai hal yang baru dan booming selama pandemi. Orang-orang pun tidak mau melewatkannya begitu saja. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh orang-orang untuk mendapatkan cuan melalui ide usaha yang bisa menjadi investasi jangka panjang.
7 Tips Promosi Jitu untuk Pebisnis Pemula
1. Riset Pasar
Tips promosi yang jitu adalah dengan melakukan riset pasar terlebih dahulu. Anda perlu memperhatikan tren pasar yang ada. Dari sana, Anda akan mengetahui media pemasaran apa saja yang digandrungi oleh pasar yang merupakan target market Anda.
Sebagai contoh, target market Anda tengah menggandrungi suatu grup band atau artis tertentu. Anda bisa memanfaatkan momen-momen yang pas dengan artis idola. Katakanlah Anda berbisnis suatu brand kosmetik. Keberulan selebgram idola dari target market Anda menjadikannya sebagai riasan di hari pernikahan. Nah, Anda bisa memanfaatkan momen ini untuk memasarkan produk.
2. Memanfaatkan Media Sosial
Tips promosi kedua untuk pebisnis pemula adalah dengan memanfaatkan media sosial. Sudah tidak bisa dipungkiri jika keberadaan media sosial sangat berpengaruh besar terhadap meningkatnya pemasaran usaha. Bahkan, promosi di media sosial juga gratis. Anda tidak perlu mengeluarkan modal dan uang untuk promosi di media sosial.
Buatlah semua akun media sosial untuk bisnis Anda.Postinglah gambar yang kece dengan caption yang menarik. Atur feed instagram Anda serapi mungkin agar orang pun tertarik berselancar di media sosial. Tidak hanya melalui media sosial, buka juga lapak di situ e-commerce. Setidaknya, bukalah lapak di 2 hingga 3 e-commerce.
3. Potongan Harga
Potongan harga adalah hal yang menarik bagi pembeli. Dengan adanya potongan harga atau diskon, orang lebih tergiur dan termotivasi untuk membelinya, sekalipun belum begitu membutuhkan. Untuk itu, jangan melewatkan tips promosi berupa potongan harga ini, ya.
Tentu saja Anda bisa menawarkan potongan harga dengan sarat tertentu. Sebagai contoh dengan adanya pembelian dalam jumlah banyak. Dengan demikian, barang dagangan Anda akan lebih cepat laku. Anda juga bisa memberikan potongan harga karena sudah membeli. Jadi ini sebagai reward atas customer loyal.
4. Menjadi Sponsor
Strategi promosi keempat adalah dengan menjadi sponsor. Namun, dalam menjadi sponsor tentu membutuhkan perjanjian. Pastikan perjanjian ini tidak hanya mempromosikan dagangan Anda, tetapi juga membuat dagangan laku. Sebagai contoh, misalnya Anda bergerak di bidang kuliner, setidaknya snack acara dari kegiatan tadi memesan di tempat Anda.
Dalam memilih event juga harus memperhatikan beberapa hal. Salah satunya adalah ada tidaknya keterkaitan kegiatan dengan usaha dan target market. Sebagai contoh jika bisnis Anda adalah makanan kekinian, target dari kegiatan yang Anda sponsori adalah anak-anak kekinian yang tentu menjadi target market dari bisnis makanan kekinian Anda.
5. Membuka Reseller dan Dropshiper
Untuk memutar roda usaha lebih cepat, Anda bisa mulai membuka kerjasama berupa reseller dan dropshiper. Untuk menjadi reseller dan dropshipper, tentu Anda memiliki beberapa persyaratan khusus. Buatlah kerangka kerjasama antara Anda dengan reseller atau dropshier agar sama-sama diuntungkan.
Anda bisa menawarkan kerjasama berupa hanya mempromosikan saja. Jika ada peminat, barulah Anda menyerahkan kepada reseller tanpa membeli terlebih dahulu. Namun, Anda juga bisa menawarkan kerjasama berupa pembelian dalam jumlah tertentu terlebih dahulu.
6. Give Away
Saat ini, sudah banyak pelaku usaha yang membuat give away untuk follower dan target marketnya. Program give away ini terbukti mampu memancing minat pasar, meningkatkan jumlah follower, dan secara tidak langsung mempromosikan usaha. Saatnya Anda mengikuti jejak mereka untuk memberikan give away.
Pertama-tama tentu Anda harus menyusun target penerima give away. Selajutnya, buat persyaratan yang harus mereka lakukan agar mendapatkan give away. Jika penerima sudah dipilih, berilah persyaratan khusus tentang apa yang harus dilakukannya setelah mendapatkan giveaway. Sebagai contoh memposting di media sosial.
7. Momentum Khusus
Strategi pemasaran yang jitu selanjutnya adalah dengan memanfaatkan momentum khusus. Untuk itu, peka-pekalah Anda terhadap tren dan juga kemajuan zaman. Tren ini bisa ada dengan momentum khusus. Sebagai contoh di Bulan Agustus adalah momen kemerdekaan Republik Indonesia. Anda bisa memanfaatkan momentum ini.
Anda bisa membuat program atau produk khusus kemerdekaan. Lebih lanjut, Anda bisa membuatkan promo khusus kemerdekaan. Sebagai contoh adalah potongan harga bagi mereka yang berulang tahun di Bulan Agustus, potongan sekian persen sesuai dengan usia kemerdekaan, dan lain sebagainya. (Tri Puspitasari)
Sumber Gambar : ilustrasi Pixabay

























