MEDIAINI.COM – Brand waralaba Korea ini populer karena sukses dan memiliki mitra yang besar. Bisnis waralaba memang banyak dilirik karena merupakan salah satu jenis usaha yang menjanjikan. Bahkan menurut Asosiasi Franchise Indonesia, bisnis waralaba ini merupakan sistem pendistribusian barang atau jasa kepada end user dengan franchisor yang memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk menjalankan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan cara-cara yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu dan area tertentu.
Keuntungan bisnis dengan konsep waralaba yaitu bisa memulai bisnis dengan cepat dan lebih mudah. Anda tak perlu lagi membuat proposal bisnis dan strategi marketing. Sebab bisnis waralaba relatif singkat dari segi perencanaannya, yang perlu dilakukan adalah menjalankan sistem yang sudah dijalankan oleh pihak franchisor. Anda juga akan memiliki partner bisnis yang profesional yang siap mendukung bisnis dan memberikan fasilitas yang dibutuhkan demi perkembangan bisnis.
Tak perlu memikirkan branding, bahkan Anda juga bisa mendapatkan media promosi gratis. Produk dan merek bisnis biasanya sudah terkenal luas sehingga tak perlu lagi melakukan branding pada merek bisnis. Manajemen finansialnya mudah dan tingkat keberhasilan bisnisnya pun tinggi dengan risiko minim. Pasalnya pihak yang akan menjadi investor lebih menyukai bisnis yang terbukti secara finansial dan jaringan pemasaran yang baik.
Dengan bisnis waralaba, Anda tak perlu takut untuk gagal, sebab segala dukungan, manajemen dan brand yang sudah dikenal akan mengurangi risiko kerugian pada bisnis Anda. Bisnis waralaba jelas semuanya tidak harus merintis sendiri dengan brand sendiri.
7 Brand Waralaba Makanan Korea yang Terbaik
1. Holdak Indo
Holdak Indo merupakan salah satu jaringan waralaba besar di Indonesia yang menyediakan aneka menu dari Busan, Korea. Perusahaan yang bernaung dibawah PT. Holdak Anugerah Citarasa ini telah sukses membuka outlet-outletnya di mall-mall besar yang tersebar di Indonesia. Untuk Anda yang berminat untuk bergabung menjadi mitra Holdak Indo, maka perlu menyiapkan dana sekitar Rp 100 juta.
Biaya tersebut sudah termasuk franchise fee senilai Rp 50 juta, booth senilai Rp 30 juta dan peralatan dapur sekitar Rp 20 juta. modal tersebut belum termasuk modal untuk membeli bahan baku awal, sebab perhitungannya akan langsung masuk ke COGS (harga pokok penjualan). Sementara untuk mitra luar kota, maka biaya instalasi boothnya ditanggung seluruhnya oleh penerima waralaba.
2. Posarang
Posarang adalah franchise makanan Korea yang menggunakan resep orisinil Korea yang sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Posarang menyediakan dua jenis paket kemitraan yaitu Paket Kemitraan Gerobak dan Paket Kemitraan Gerobak Plus. Beberapa keuntungan pun bisa didapatkan dengan menjadi mitra Posarang. Antara lain adalah menjalani training dan pelatihan, modalnya dapat dicicil, serta mendapatkan dukungan marketing dan promosi.
Besaran dana yang dikeluarkan untuk franchise Posarang per paketnya berbeda-beda. Untuk Paket Kemitraan Gerobak biayanya sebesar Rp 40 juta dengan biaya manajemen sebesar 5% per bulan. Sedangkan Paket Kemitraan Gerobak Plus biasanya sebesar Rp 55 juta dengan biaya manajemen 5% per bulan.
3. Moshi Moshi
Moshi Moshi adalah bisnis waralaba makanan Korea yang mengusung tema Japanese and Korean Stree Food. Moshi Moshi menyuguhkan menu seperti sate-satean yang direbus, di grill dan digoreng. Bisnis waralaba ini pun memberikan Anda benefit yang luar biasa ketika bergabung, seperti marketing dan branding yang meliputi tren momentum zaman now, harganya murah dan terjangkau untuk semua kalangan. Menjual produk yang berkualitas dengan menjamin mutu. Pengelolaannya sangat mudah dan menguntungkan, serta sistem pos dan inventory terintegrasi dan real time.
Biaya yang dibutuhkan untuk dapat bergabung menjadi mitra franchise Moshi Moshi berbeda-beda. Pasalnya, Moshi Moshi memiliki dua kategori paket yang ditawarkan yang tergantung pada ukuran gerobak. Untuk paket gerobak ukuran 2×1,2m biayanya sebesar Rp 18,9 juta. Sedangkan untuk paket gerobak ukuran 2×1,5m biayanya sebesar Rp 35 juta.
Baca juga: Modal Rp 1 Juta, Minat Virtual Waralaba Korea?
4. Simhae
Brand waralaba Korea yang satu ini sudah ada sejak 2019 silam ini sudah menjadi market leader di pasar AYCE (All You Can Eat) dengan harga yang terjangkau. Selain itu, outlet dari Simhae pun sudah tersebar luas di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan Simhae juga mengklaim bahwa produknya hanya dibuat menggunakan daging impor yang berkualitas.
Sistem waralaba yang diterapkan juga sangat baik, di mana pihaknya menerapkan sistem standarisasi brand identity dari Simhae pusat untuk semua outlet yang dimiliki. Tapi sayangnya Simhae tidak memaparkan syarat dan harga paket waralabanya secara spesifik. Sehingga jika Anda tertarik untuk bergabung kemitraan, Anda dapat mengakses atau menghubungi langsung melalui Instagram @simhae.indonesia.
5. Bing Go
Bisnis waralaba kuliner Korea yang terkenal dengan dessertnya ini telah berdiri sejak 2015 silam dan telah memiliki 3 cabang. Tiga cabang tersebut terletak di Pondok Indah Mall, Neo Soho, dan Gandaria City. Bisnis yang pada awalnya merupakan dessert café ini berkembang dengan menu-menu khas Korea seperti topokki, kimchi, bulgogi, ramyun, dan masih banyak lagi.
Nilai investasi yang ditawarkan oleh Bing Go sebesar Rp 1,6 miliar. Jika Anda berminat untuk bermitra, maka Anda bisa menghubungi lebih lanjut Bing Go yang berada di alamat Pondok Indah Mall 1 Island Unit 2nd Floor, Jalan Metro Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
6. Kimbab Ina
Bisnis waralaba makanan Korea selanjutnya adalah Kimbab Ina. Waralaba Korean Street Food ini menggunakan bahan-bahan yang diimpor langsung dari Korea. Uniknya, tampilan dan packagingnya dibuat semenarik mungkin dan belum memiliki kompetitor yang serupa. Tak hanya itu saja, bahkan semua menunya menggunakan bahan berkualitas yang diracik langsung oleh koki handal dalam masakan Korea.
Jika Anda berminat untuk bergabung kemitraan, maka perlu memenuhi syarat-syaratnya. Seperti memiliki lokasi berjualan yang strategis, memiliki catatan keuangan, dan membayar uang muka sebesar 50%. Harga paket yang tersedia banyak, mulai dari Paket Orini Korean Yangnyom Chicken Rp 4,7 juta, Paket Agasi Korean Street Food Rp 7 juta, Paket Samonim Korean Yangnyom Chicken Rp 9,8 juta, Paket Omoni Korean Street Food Rp 12 juta Paket Aboji Korean Street Food Rp 15 juta, dan Paket Puja Saram Korean Yangnyom Chicken Rp 30 juta.
7. Kyochon
Kyochon adalah bisnis waralaba masakan Korea yang didirikan sejak 1991 di Korea dan baru masuk ke Indonesia pada tahun 2013 di Pacific Place Jakarta. Tak hanya di Indonesia, Kyochon pun mempunyai cabang di beberapa negara seperti Thailand, China, dan Amerika.
Bahkan Kyochon telah mendapatkan banyak penghargaan. Salah satunya adalah Brand Award 2003-2012 South Korea dan The Best Chicken Wing oleh NBC New York. Untuk info lebih lanjut tentang kemitraan, Kyochon dapat mengunjungi kantor, alamatnya ada di Menara Satu Sentra Kelapa Gading Unit 706A, Jl. Boulevard Kelapa Gading LA3, No.1 Jakarta. (Gusti Bintang K.)
Foto Ilustrasi: Pixabay



























Discussion about this post