MEDIAINI.COM – Kecanggihan teknologi faktanya tidak hanya memudahkan urusan orang saja tapi sudah merambah pada sistem investasi. Hal ini memudahkan masyarakat untuk memulai usaha. Salah satunya adalah berternak ayam yang ditawarkan oleh platform digital.
Jenis peternakan modern juga sudah dimulai di Jawa Barat. Gubernur Ridwal Kamil memamerkan jenis peternakan ayam dengan teknologi 4.0 yang juga dikenal sebagai apartemen ayam. Apartemen ayam ini mampu menampung 5.000 ayam karena terdapat 5 lantai.
Dengan teknologi 4.0, pemberian pakan dan minum dilakukan dengan alat yang dikendalikan dari jarak jauh. Apartemen ini terhindar dari yang namanya bau karena kotoran, karena diolah langsung dengan metode fermentasi sehingga langsung menjadi pupuk dengan nilai ekonomis.
5 Rekomendasi Platform Ternak Online
Angon.id
Aplikasi ini memiliki tujuan memandirikan para peternak. Jika memilih platform ini untuk berinvestasi, setiap 2 minggu sekali akan mendapat laporan terkait kondisi hewan ternak. Aplikasi yang tergolong syariah ini telah memiliki 11.000 hewan ternak yang dikelola Sentra Peternakan Rakat. Untuk sementara, hewan ternak yang bisa dipilih adalah kambing atau sapi.
IjadFarm
Lihat postingan ini di Instagram
Platform kedua ini juga tergolong syariah. Dengan menerapkan prinsip mudharabah atau bagi hasil, IjadFarm sudah berhasil menggaet 88 pemodal, 156 peternak, dengan mengelola lahan seluas 2.440 hektar. Dengan berinvestasi di IjadFarm Anda dapat dikatakan sudah bersedekah karena mereka mendonasikan pupuk kandangnya secara cuma-cuma. Tidak hanya itu, mereka bahkan menyalurkan biogas secara cuma-cuma agar masyarakat tetap bisa mengakses listrik.
Baca juga: Memulai Usaha Peternakan Ayam Potong, Butuh Modal Rp 25 Juta Saja
Desaternak.com
Desa ternak ini merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh alumni Institut Teknologi Bandung (ITB). Melalui aplikasi ini, DesaTernak Mengajak masyarakat urban untuk melakukan investasi guna meningkatkan usaha dan pastinya mendapatkan keuntungan. Ada pun keuntungan investasi yang ditawarkan sebesar 70 persen. Namun, untuk sementara hewan ternak yang bisa diinvestasikan baru kambing saja. Anda pun akan mendapatkan keuntungan investasi setelah 2 tahun.
Kandang.in
Platform ini sudah memiliki sekitar 25 kelompok peternak lengkap dengan 100 mitra peternak. Dengan mengakses aplikasi ini, Anda bisa berinvestasi pada sektor seperti budidaya ikan gurami, budidaya ikan koi, domba kurban, penggemukan sapi, ayam kampung super, budidaya ayam broiler, dan ayam petelur. Untuk bisa berinvestasi di sini, modal yang dibutuhkan minimal Rp 500 ribu. Namun, untuk sementara mitra peternak baru tersebar di beberapa kota besar saja.
Ternaknesia
Lihat postingan ini di Instagram
Platform yang sudah hadir sejak 2015 ini mampu menjawab permasalahan cara investasi hingga cara pemasaran hasil peternakan. Ada pun aplikasi ini sudah menjangkau wilayah Banten hingga Jawa Timur. Selaku investor, Anda hanya diperbolehkan memiliki satu akun aktif. Ada pun untuk keuntungan baru bisa didapat jika bisnis berjalan sesuai dengan yang sudah direncanakan. (Tri Puspitasari)
Sumber Foto Ilustrasi: Pixabay


























Discussion about this post