Aneka Gorengan Enak di Dunia, Pernah Nyoba?

Aneka Gorengan Enak di Dunia, Pernah Nyoba?

MEDIAINI.COM– Penikmat gorengan ternyata tak hanya ada di Indonesia saja, tetapi di berbagai negara di dunia. Mereka juga punya camilan khas seperti gorengan. Pisang goreng di India disebut Pazham Pori. Sedangkan di Vietnam, pisang goreng disebut dengan Chuoi Chien, di Thailand namanya Kluay Kaek dengan ditambah wijen dalam adonannya. Kalau di Filipina disebutnya Maruya, namun dengan tambahan taburan gula atau sirup nangka dan es krim.

Jenis-Jenis Gorengan dari Negara Lain

Churros – Spanyol

Gorengan berbentuk lonjong yang disebut mirip tanduk domba ini ditaburi gula halus dan bubuk kayu manis sebelum digoreng. Camilan ini sangat melekat di lidah masyarakat Indonesia. Cara makannya ditambah dengan saus cokelat yang menggugah selera.

Kakiage – Jepang

Mirip bakwan asal Indonesia, kakiage juga menggunakan sayur, namun bedanya menggunakan tepung tempura yang lebih renyah. Anda dapat menemukan kakiage di restoran ramen atau udon, karena kakiage disajikan sebagai makanan pendamping mie.

Baca juga: 7 Ide Bisnis Gorengan Kekinian yang Jadi Favorit Milenial

Pakora – India

Terbuat dari sayuran dan tepung kacang chickpea, gorengan ini diklaim lebih sehat karena bebas gluten. Memiliki banyak jenis, mulai dari sayur, dan onion pakora yang terbuat dari bawang bombay. Pakora biasa disajikan dengan celupan alpukat.

Twigim – Korea Selatan

Twigim merupakan sebutan bagi makanan yang digoreng dengan menggunakan tepung bumbu di Korea Selatan dan dijual di pinggir jalan. Jenisnya beragam, mulai dari yachae twigim atau twigim sayuran, ojingeo twigim atau cumi-cumi, goguma twigim atau singkong, saewoo twigim atau udang, gyeran twigim atau telur dan masih banyak lagi.

Coca-Cola Goreng – Texas

Gorengan dengan adonan roti diberi rasa Coca-Cola yang dibekukan dan digoreng dengan minyak panas ini biasa disajikan dengan taburan gula halus atau sirup rasa cola.

Alcapurria – Puerto Rico

Mirip dengan jemblem asal Jawa Timur, bedanya alcapurria isiannya adalah campuran daging cincang, jagung, atau seafood yang rasanya asin. Namun, adonannya sama-sama menggunakan singkong.

Beguni – Bengali

Gorengan yang menggunakan bahan utama terong asal Bengali ini mirip dengan twigim dari Korea Selatan.  Terong yang dimasak dengan dicelupkan ke tepung bumbu lalu digoreng sampai berwarna kecokelatan ini biasa dijadikan cemilan di malam hari saat Ramadhan oleh warga Bengali.

Memilih Asupan Sehat Setelah Makan Gorengan

Gorengan memiliki kadar lemak yang tinggi dan dapat memberi efek yang buruk untuk tubuh jika terlalu banyak mengonsumsiny. Maka dari itu, setelah mengkonsumsi gorengan sebaiknya menambah asupan lain yang dapat menetralkan lemak tersebut.

Asupan sehat yang dapat menetralkan lemak gorengan yang pertama adalah teh hijau. Teh yang kaya antioksidan ini dapat meningkatkan proses pembakaran lemak. Alternatif lainnya adalah air lemon hangat yang dianggap sebagai minuman detox. Air lemon hangat membersihkan racun dari di tubuh dan memberi asupan vitamin C yang baik untuk tubuh.

Anda juga bisa mengonsumsi air kelapa. Selain dapat menjaga metabolisme tubuh, air kelapa membuat lemak tidak menumpuk di perut dan mencegah risiko peradangan kronis. Jika tidak tersedia bahan-bahan seperti tertulis di atas, Anda bisa meminum air mineral hangat.

Terakhir adalah teh jahe. Jahe dapat mengurangi risiko penumpukan lemak di pembuluh darah arteri yang menyebabkan penyakit jantung dan stroke. Jangan lupa juga untuk selalu konsumsi buah dan sayur yang mengandung probiotik. (Gusti Bintang K.)

 

Exit mobile version