MEDIAINI.COM – Sepanjang tahun 2020, Sebagian industri terkena dampak berat akibat pandemi, Sebagian lagi justru makin ramai. Mulai dari industri kecantikan, hingga otomotif. Apa saja industri justru makin menghasilkan ditengah pandemi Covid-19?
5 Industri Yang Ramai Dan Menghasilkan Di Tengah Pandemi
1. Industri Kecantikan
Walaupun banyak perkantoran yang menerapkan work from home, urusan dandan dan perawatan wajah tetap jalan terus. Malah, banyak yang memanfaatkan momen ini untuk membuat konten media sosial dan mereview produk-produk kecantikan baru. Itu sebabnya industri kecantikan tetap tumbuh.
Beberapa public figure Indonesia seperti Nana Mirdad, Ashanty, dan Gisella Anastasia juga merambah bisnis ini. dengan merilis brand kosmetik mereka. Hal ini memicu pertumbuhan bisnis dengan adanya agen, reseller, maupun dropshipper.
2. Industri Makanan
Industri makanan juga makin tumbuh. Di tengah pandemi yang membuat kita berdiam di rumah, frozen food jadi solusi cepat para ibu untuk menyajikan makanan bagi keluarga. Jenis makanan beku yang laris tak hanya daging, ayam, ikan, nugget, sosis, namun juga sayur-mayur dan kentang.
Produk roti tawar juga masih ramai peminat. Selain itu hanya dengan modal yang sedikit, Anda juga bisa raih omset hingga belasan juta melalui bisnis roti tawar ini.
Baca juga: Kaleidoskop 2020 : 7 Inspirasi Bisnis Rumahan yang Masih Potensial
3. Industri Otomotif
Industri otomotif makin laris sepanjang 2020. Hal ini sejalan dengan Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai yang digunakan sebagai transportasi. Seperti Suzuki yang lolos target menjual 63 ribu unit. Penjualan motor di masa pandemi pun tetap jalan.
Memang membutuhkan lebih banyak modal dibanding bisnis industri kecantikan atau makanan, namun omset yang dihasilkan juga akan mengimbangi modalnya. Harga motor listrik dimulai dari Rp 8 juta.
4. Industri Kreatif
Clothing line turut menyokong industri kreatif. Produk-produk fashion merek lokal bertahan karena fakor local pride. Bangga pakai produk lokal yang keren-keren. Kualitasnya juga tak kalah dari brand impor. Selain itu, sisi eksklusivitas juga diangkat oleh merek lokal.
5. Industri Pariwisata
Lembang jadi salah satu kawasan pariwisata yang maju. Kawasan ini semakin menjadi ladang bisnis. Mulai dari hotel, vila, kafe, resto, hingga cenderamata banyak tumbuh di sana.
Selain mengandalkan spot-spot yang Instagramable, konsep eduwisata juga menjadi andalan. Salah satunya adalah eduwisata cokelat yang dapat mengajak pengunjung belajar serta berwisata. Seperti memanen biji cokelat, mengolah pasta kakao, dan berbelanja aneka olahan cokelat. (Gusti Bintang K.)



























Discussion about this post