MEDIAINI.COM – Pandemi telah mengubah banyak sektor bisnis industri musik. Tapi, di tengah keterbatasan, kreativitas selalu muncul. Kini, dengan platform digital, para musisi seperti punya wadah baru untuk mempromosikan karya mereka.
Ya, platform digital kini jadi andalan para musisi saat ini. Selain kemudahannya, cara baru ini juga mulai jadi gaya hidup. Mendengarkan musik lebih mudah dengan aplikasi streaming. Bisa di mana saja, kapan saja. Fakta tersebut sesuai dengan survei dari IFPI (International Federation of the Phonographic Industry) dengan judul Music Listening 2019. IFPI mencatat di rentang usia 16-64 tahun, 89 persen sudah mendengar musik lewat platform digital.
12 Platform Digital Terbaik
Dulu musisi lebih sering melakukan promosi dan distribusi karya mereka dalam bentuk fisik. Kaset, piringan hitam, CD, DVD, pernah mewarnai sejarah industri music dunia. Tapi kini eranya sudah bertransformasi ke digital. Lalu, apa saja platform digital yang recommended untuk promosi karya musik? Berikut daftarnya versi Mediaini.com.
1. Spotify
Lihat postingan ini di Instagram
https://www.youtube.com/watch?v=iExPc11FWUc
Bisa dibilang Spotify jadi platform digital yang paling popular saat ini. Sebagian besar orang menggunakannya untuk mendengarkan musik. Platform ini membuka pintunya lebar-lebar untuk para musisi baru. Mereka bisa mengunggah karya di sini. Jadi potensi untuk didengarkan jutaan orang ada dalam genggaman. Musisi bisa bekerja sama music aggregator, perantara yang bermitra dengan platform-platform digital seperti Spotify. Nantinya, musisi akan diberi akses untuk mengetahui seberapa banyak pendengar musiknya dan hitungan royalti atas hal tersebut.
Baca juga: Memanfaatkan Peluang Bisnis Musik Digital dengan Kreativitas
2. iTunes
Fungsinya mirip dengan Spotify, hanya saja iTunes khusus untuk pengguna gadget keluaran Apple Inc. Perusahaan asal Amerika Serikat ‘’lahir’’ lebih dulu ketimbang Spotify. Adapun untuk system mengunggah karya, masih sama dengan Spotify, yakni harus melalui aggregator.
3. Joox
Lihat postingan ini di Instagram
Joox merupakan aplikasi streaming musik yang kantor pusatnya ada di Hongkong. Aplikasi ini juga sangat familiar di Indonesia. Joox punya perbedaan jika dibanding dengan Spotify. Ia memiliki fitur karaoke yang bisa diunggah, baik dalam versi voice maupun menggunakan video. Para pengguna Joox juga bisa saling berjejaring, seperti di media sosial.
4. Resso
Lihat postingan ini di Instagram
Resso menambah semarak keberadaan aplikasi music streaming. Ada beberapa fitur menarik di Resso, misalnya ada fitur untuk komentar. Fitur ini bisa dimanfaatkan pendengar dan musisi untuk saling mengobrol dan berdiskusi. Jadi antara fans dan musisi memiliki kedekatan yang terjalin.
5. Tunecore
Lihat postingan ini di Instagram
Tunecore merupakan distributor musik yang akan membantu musisi mempromosikan lagu mereka. Bukan hanya lokal, tapi bahkan hingga ke seluruh dunia. Pihak Tunecore akan menyebarkan lagu-lagu musisi tanah air ke berbagai platform digital ternama.
Selain itu, dilansir dari website resminya, Tunecore tidak akan mengambil hal musik musisi. Singkatnya tidak ada persentase penjualan dan streaming yang masuk ke Tunecore, semua langsung ke musisi.
6. Indomusikgram
Lihat postingan ini di Instagram
Tujuan dari Indomusikgram adalah untuk memasarkan musik ke lebih banyak pendengar. Akun komunitas musik ini memanfaatkan Instagram untuk mengenalkan talenta-talenta baru yang tersebar hingga pelosok negeri. Caranya dengan regram konten musik yang sudah diunggah oleh pengguna. Indomusikgram bahkan punya program #collabjauh yang akan membuat karya dari musisi bisa ditonton oleh jutaan followers mereka.
7. Bandcamp
Lihat postingan ini di Instagram
Bandcamp memungkinkan musisi untuk langsung menjual karya mereka ke pengguna. Di samping itu, musisi juga diberi akses untuk melihat data para pembeli karya mereka. Cara ini berguna untuk menentukan target market bagi musisi.
Fitur musik discovery di Bandcamp akan membantu mempromosikan musik-musik baru kepada pendengar. Aplikasi ini juga terhubung dengan Bandzoogle yang akan berguna buat musisi untuk menjual merchandise, tiket tour, hingga tiket konser eksklusif.
8. Indiesound
Lihat postingan ini di Instagram
Platform buatan anak negeri ini mengklaim sudah memiliki ratusan ribu pendengar. Musisi bisa menggunakan aplikasi ini untuk mempromosikan karya mereka tanpa dipungut biaya. Platform ini juga terhubung ke sosial media pengguna. Jadi selain bisa jadi cara baru mendengar musik, tak jarang, para fans juga bisa mempromosikan musik yang mereka dengar di media sosial mereka.
9. GTunes
Lihat postingan ini di Instagram
GTunes juga platform lokal yang mulai moncer. Platform ini memiliki fokus untuk pengembangan musisi, terutama indie. Dalam perjalanannya, GTunes juga sudah bekerja sama dengan Komunitas Indie Nasional. Jadi tak perlu khawatir bagi musisi yang belum menemukan label rekaman. Mereka tetap bisa promoin karya di GTunes
10. Netrilis
Lihat postingan ini di Instagram
Kantor pusat Netrilis ada di Jogjakarta. Sebenarnya Netrilis lebih berfungsi sebagai music distributor. Pasalnya, untuk bisa masuk ke layanan platform digital, musisi harus melalui perantara. Nah, Netrilis akan membantu hal tersebut. Tapi siapkan sejumlah uang untuk biaya langganan. Nantinya, Netrilis akan membantu dari jadwal rilis, distribusi hingga royalti.
11. SoundCloud
Lihat postingan ini di Instagram
SoundCloud memang aplikasi yang cocok bagi musisi untuk promosi lagu baru mereka. Kebijakan di SoundCloud tidak seketat platform digital lain. Jadi semua musisi bisa membagikan karya mereka di sini, tak terkecuali bagi musisi indie. Platform ini cocok bagi yang baru merintis karir di musik.
12. YouTube
Lihat postingan ini di Instagram
Platform ini telah melahirkan banyak bintang. Baik di tanah air maupun di dunia. Situs berbagi video ini lebih berfungsi sebagai media promosi. Merilis single di platform streaming, bisa dibarengi dengan merilis klip video atau video lirik di YouTube Kanal di YouTube bisa di monetize. Semakin banyak jumlah subscriber, unggahan, hingga view, akan menghasilkan pendapatan yang jumlahnya bisa sangat besar.(Chelsea Venda/Jenti Jay)



























Discussion about this post