MEDIAINI.COM – Pandemi memberi dampak yang signifikan di berbagai lini kehidupan. Tak dipungkiri, gelombang pandemi telah membuat banyak sektor bisnis berjalan terseok-seok, beberapa di antaranya bahkan berakhir tumbang.
Tapi tak semuanya terkena dampak negatif. Bisnis digital printing misalnya, sektor bisnis ini termasuk yang bisa bertahan dan justru meraup keuntungan selama pandemi. Adanya tren masker bermotif dinilai jadi salah satu sebabnya.
Di samping itu, pandemi kali ini juga mendekati pilkada serentak. Otomatis, kebutuhan untuk alat kampanye meningkat. Tak ayal, hal ini membuat bisnis digital printing mampu bertahan dan tumbuh pesat di tengah gelombang pandemi yang belum berakhir.
5 Digital Printing Besar
Digital printing merupakan hasil update dari bisnis percetakan biasa. Salah satu yang membedakannya adalah pada kecepatan, digital printing memungkinkan hasil selesai lebih cepat dibanding dengan cara konvensional. Efisiensi waktu inilah yang membuat banyak orang beralih dari cara lama ke digital printing.
Terlebih adanya pandemi membuat berbagai bisnis tak bisa mengadakan event promosi offline. Sebab, event tersebut berpotensi mengumpulkan massa. Alhasil banyak dari mereka beralih ke cara promosi lain, salah satunya dengan memanfaatkan digital printing untuk pembuatan merchandise, mug, kaos, hingga banner. Di saat yang sama permintaan alat peraga untuk kampanye juga meningkat.
Berbagai elemen di atas adalah alasan digital printing tahan banting di tengah pandemi. Nah, menurut penelusuran Mediaini.com, berikut ini adalah 5 digital printing besar yang masih berdiri kokoh hadapi pandemi.
1.Snapy
View this post on Instagram
Lokasi pusat dari Snapy ada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Namun Snapy juga memiliki banyak cabang lain seperti di Benhil, Senayan, dan Gandaria. Snapy ini menerima berbagai kebutuhan cetak mulai dari kartu nama, notebook, kalender, mug, id card, totebag, kaos, pouch, dan masih banyak lagi.
Hingga saat ini, Snapy termasuk andalan warga Jakarta jika ingin membuat sesuatu yang berkaitan dengan digital printing. Terlebih, Snapy selalu membawa inovasi baru, seperti web to print yang membuat konsumen bisa mencetak secara online.
2. Xgraphics
View this post on Instagram
Xgraphics juga termasuk salah satu digital printing besar di Jakarta yang melayani pembuatan pin mengkilap atau timbul, kalender, masker print, album foto dan berbagai produk lainnya.
Lokasinya ada di Jalan Bendungan Hilir Nomor 11, Jakarta. Bisa dibilang, lokasi dari Xgraphics ini sangat strategis. Pasalnya, dekat dengan pusat perkantoran di Jakarta. Untuk lebih memudahkan, Xgraphics juga menerima pesanan melalui Whatsapp, jadi konsumen nantinya tinggal mengambil barang jadi di toko saja.
3. Rembo
View this post on Instagram
Rembo melayani pembuatan packaging, amplop, gantungan kunci, tripod banner, tumbler grafir, kaos dan berbagai macam kebutuhan lainnya. Soal kualitas, tak perlu diragukan lagi. Beberapa klien besar sudah digaet Rembo, seperti BRI, MUI, KFC, Pertamina, dan Mercedes Benz. Untuk lokasinya sendiri ada di Jalan Otista Raya Nomor 137, Jatinegara, Jakarta.
4. Pixels Mega Printing
View this post on Instagram
Lokasinya ada di Jalan Godean Km 5, Sleman, Jogja. Ini adalah digital printing yang cukup moncer di kota Jogja. Kualitas yang disajikan selalu nomor wahid, warna yang dihasilkan tajam, namun dengan harga yang tetap bersahabat.
Beberapa layanan tersedia di sini, seperti pembuatan kemasan, mini banner, stiker, kartu nama, roll banner, mug dan masih banyak lagi.
5. Ekselensi
View this post on Instagram
Salah satu keunggulan yang membuat Ekselensi bertahan adalah mereka selalu upgrade, terutama soal penggunaan mesin printing. Lokasinya ada di Jalan Kebayoran Lama Raya Nomor 30A, Jakarta.
Beberapa layanan yang disediakan seperti pembuatan banner, id card, sticker, label gelas, dan masih banyak lagi. Salah satu pencapaian yang cukup besar adalah saat Ekselensi mencetak banner untuk KPU untuk debat kedua calon presiden 2019 lalu.
Peminat Bisnisnya Semakin Tumbuh
Lini usaha digital printing masih jadi pilihan bisnis yang menjanjikan. Di tahun 2020 ini tercatat, digital printing berhasil menempati urutan nomor satu Franchise Choice 2020. Pencapaian ini diperoleh oleh Snapy, salah satu digital printing yang moncer di Jakarta.
Bukan hanya milik Snapy, salah satu mitra franchise mereka juga dinobatkan sebagai The best Franchise 2020. Kedua penghargaan tersebut diberikan oleh Tras N CO Indonesia yang bekerja sama dengan beberapa elemen lain.
Pencapaian ini menunjukan adanya pertumbuhan bisnis di sektor digital printing. Lebih jauh lagi, adanya peningkatan mitra juga membuktikan bahwa bisnis ini masih memiliki banyak sekali peminat.
Saat ini Snapy mencatat setidaknya ada 66 cabang, dengan 45 unit merupakan mitranya. Snapy sendiri adalah pemain lama, berdiri sejak tahun 1998.
Ada beberapa alasan Snapy masih bertahan dan tumbuh jadi yang terdepan. Yang terutama adalah adanya keunggulan-keunggulan yang mungkin tak dimiliki gerai lain. Misalnya seperti adanya garansi 100 persen uang kembali, buka 24 jam, kerahasiaan dokumen, hingga berbagai diskon khusus yang sering mereka adakan.
Adapun jika ingin bergabung menjadi mitra, Snapy membuka dua paket kemitraan. Reguler dengan biaya Rp1,2 miliar dan Premium dengan biaya Rp1,9 miliar. Potensi pendapatannya bisa mencapai Rp125 juta dengan BEP sekitar 2,5 tahun. (Chelsea Venda)
Baca juga : Bisnis Digital Printing Jelang Pilkada, Cek Cara Memulainya


























Discussion about this post