MEDIAINI.COM – Masa pandemi hingga new normal, semua harus serba physical distancing. Pasalnya, ini cara untuk mengikuti perubahan yang ada.Ya,pandemi yang melanda masih menjadi tugas baru untuk usaha beradaptasi. Lanjut, munculnya new normal yang menuntut para pengusaha kreatif, mengubah kebijakan produk atau usaha agar sesuai dengan protokol kesehatan Covid19.
Salah satunya para penyedia jasa transportasi. Setelah KAI dan seluruh maskapai penerbangan menerapkan protokol kesehatan baru untuk seluruh penumpangnya,kini giliran perusahan otobus dan karoseri yang ikut ambil bagian dalam alur new normal. Adalah perusahaan karoseri di Ungaran, Jawa Tengah, CV Laksana Karoseri, yang memelopori desain bus baru yang menerapkan standar bus physical distancing.
Lahirkan inovasi
Desain baru ini mengubah beberapa desain interior, terutama adalah pada penataan kursi yang menggunakan metode 1-1-1 dalam bus physical distancing. Dimana ada tiga deret kursi yang dipisahkan oleh dua gang dalam tiap lariknya. Pemisahan kursi ini membuat masing-masing penumpang bisa jaga jarak, tidak bakal bersentuhan dengan penumpang lainnya. Perusahaan yang berdiri sejak 1967 itu memperkenalkan produk bus keluaran anyar ini dengan nama Legacy SR 2, yaitu produk hasil kerjasama dengan PO Bus Sumber Alam.
Communication Manager CV Laksana, Candra Dewi, mengatakan bahwa tim Laksana Karoseri mendapatkan challenge yang cukup menantang dalam membuat produk baru ini. Inovasi demi inovasi dikembangkan, hingga lahirlah Legacy SR2 tersebut. Yang paling ditekankan dalam bus physical distancing adalah desain interior yang aman yang juga memberikan keleluasaan area interior dan ruang gerak penumpang secara maksimal. Untuk jok kursi sendiri, dilengkapi rel dengan rangka penguat dan pembautan yang sesuai dengan standard UN ECE R80.
Jamin penumpang aman
Adapun jarak gang juga memenuhi persyaratan keselamatan yaitu mencapai lebih dari 350 mm. Selain jarak di antara kursi, ada pula partisi di area driver, serta penambahan HEPA filter dan UV light untuk disinfektan udara. “Inovasi demi inovasi kami ciptakan sesuai dengan protokol keselamatan nasional, “ ujar Chandra.
Namun inovasi bus physical distancing baru merambah bus kelas eksekutif yang memang berpenumpang dengan jumlah terbatas. “Kalau dibagi berdasarkan lini produk bus kami, yaitu big bus untuk seri Legacy, dan medium bus untuk seri Tourista,” ujar Candra yang juga mengatakan bahwa hingga saat ini beberapa operator bus lain sedang dalam tahap penjajakan. (Intan Esty)


























Discussion about this post