MEDIAINI.COM – Bisnis jamu bisa jadi peluang usaha bagi Anda yang ingin menekuni minuman tradisional warisan leluhur jadi cuan. Ada berbagai macam pilihan jamu yang biasa dikonsumsi masyarakat Indonesia seperti kunir asem, beras kencur, temulawak, pahitan, dan masih banyak lagi. Minuman yang satu ini pun seringkali dipilih sebagai obat tradisional andalan banyak orang untuk meredakan penyakit tertentu, mulai dari meringankan batuk, pegal-pegal, sampai masuk angin. Selain itu ada beberapa kelebihan yang Anda dapatkan ketika mengonsumsi jamu.
Pertama, meningkatkan imunitas tubuh. Di tengah pandemi covid-19 seperti saat ini, jamu bisa menjadi alternatif untuk meningkatkan imunitas tubuh. Ada berbagai jenis jamu yang berasal dari rempah-rempah alami dan memiliki kandungan antioksidan tinggi, seperti kunyit yang terdapat pada kunir asem. Selain itu, kunir asem atau kunyit asam juga dapat membantu melancarkan peredaran darah dan baik dikonsumsi bagi wanita yang tengah menstruasi.
Kedua, mengurangi kelelahan. Mengonsumsi jamu beras kencur hingga temulawak bisa membantu Anda mengatasi pegal-pegal karena efek kelelahan. Jahe yang mengandung banyak magnesium dan vitamin C yang dapat membantu memperkuat imunitas. Sedangkan temulawak mempunyai kurkuminoid sebagai antivirus dan antioksidan alami yang dibutuhkan oleh tubuh.
Ketiga, meningkatkan nafsu makan. Jika Anda mengalami susah maka, cobalah untuk mengonsumsi jamu. Ada salah satu jamu yang dianggap mampu meningkatkan nafsu makan yaitu jamu temulawak. Temulawak mempunyai senyawa kurkumin. Senyawa ini baik bagi kesehatan pencernaan Anda.
Cara Memulai Bisnis Jamu
Tertarik memulai bisnis jamu? Berdasarkan penelusuran Mediaini dari berbagai sumber, berikut tahapannya.
1. Modal
Siapkan modal yang cukup untuk memulai bisnis jamu Anda. Selain untuk membeli bahan-bahan jamu, modal juga digunakan untuk membeli perlengkapan pendukung lainnya. Karena itu buatlah perhitungan modal dengan rinci, agar Anda tidak mengeluarkan modal untuk hal yang tidak perlu.
2. Tentukan Jenis Jamu
Tentukan jenis jamu yang akan Anda jual. Ada dua macam bisnis jamu kemasan yaitu jamu serbuk dan jamu siap minum. Selain itu, tentukan menu jamu yang akan Anda sajikan dengan membuat beberapa resep baru yang berbeda dengan penjual lainnya.
3. Mencoba Berkali-kali
Dalam menjalankan bisnis jamu, Anda harus mencoba berkali-kali membuat jamu sebelum dipasarkan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan jamu yang berkualitas dengan rasa yang konsisten. Tantangan atau kesulitan dari bisnis ini adalah menjaga rasa dan konsistennya.
4. Pilih Bahan Berkualitas
Aroma jamu memberikan sensasi relaksasi tersendiri. Aroma ini akan tercium jika bahan rempah yang Anda gunakan adalah rempah pilihan yang berkualitas. Selain aromanya, rempah dengan kualitas tinggi dan bagus juga memberikan rasa serta manfaat yang baik untuk para konsumen.
5. Jaga Higienitas Jamu yang Dijual
Selain menggunakan bahan berkualitas untuk bisnis jamu Anda. Pastikan jamu yang Anda jual mempunyai standar higienitas yang tinggi. Jika memiliki mutu, higienitas, dan izin BPOM, peluang jamu Anda diterima oleh masyarakat juga akan menjadi semakin besar.
6. Kemasan yang Menarik
Siapkan kemasan yang menarik untuk bisnis jamu Anda. Untuk jamu siap konsumsi, Anda bisa menggunakan botol plastik atau botol kaca untuk menjamin kualitas produk. Jika Anda menjual dalam bentuk bubuk, bisa menyediakan beberapa macam kemasan, mulai kemasan 250 gr atau 500 gr.
7. Buat Nama Produk yang Unik
Dalam dunia bisnis, nama bisa dijadikan sebagai branding. Pemberian nama yang menarik akan membuat konsumen menjadi penasaran untuk membeli produk Anda. Berilah nama unik yang singkat, memiliki makna nama yang positif dan mudah diingat untuk bisnis jamu Anda.
8. Promosi
Optimalkan teknologi internet berbasis digital untuk mempromosikan bisnis jamu Anda. Gunakan media sosial media sosial yang memiliki banyak pengguna yaitu Tiktok dan Instagram. Promosi dengan cara ini jangkauannya lebih luas, efektif dan hemat.
9. Jalin Kerjasama,dengan Influencer
Jika Anda memiliki modal yang besar tidak ada salahnya untuk menjalin kerjasama dengan influencer. Tidak bisa dipungkiri jika artis atau selebgram dengan follower yang banyak bisa meningkatkan penjualan bisnis jamu Anda. Biasanya influencer akan mempromosikan produk Anda melalui video atau foto yang menarik, sehingga bisnis jamu Anda bisa lebih ramai dan diserbu pembeli.
Tips Sukses Bisnis Jamu 2022
Agar bisnis jamu Anda sukses dan mendatangkan cuan, maka diperlukan strategi pemasaran yang tepat. Sebelum menjalankan bisnis ini, Anda harus memahami jenis-jenis jamu yang akan Anda jual. Selain itu, Anda juga harus mengetahui manfaat, kandungannya, komposisinya, fungsinya, cara dan tujuan mengonsumsi jamu. Dengan begitu, target market bisnis Anda akan mendapat informasi yang jelas.
Berikan promo yang menarik untuk bisnis jamu Anda. Misalnya dengan memberikan diskon pada hari-hari tertentu. Anda bisa memberikan diskon dengan pembelian produk jamu dengan nilai nominal tertentu. Sebelum memberikan diskon, Anda sudah harus memperhitungkannya terlebih dahulu agar tidak merugikan bisnis Anda.
Unggahlah testimoni pelanggan yang sudah merasakan khasiat produk jamu Anda. Testimoni akan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap bisnis jamu Anda. Kepercayaan adalah modal utama dalam menjalankan bisnis dalam jangka panjang. Selain itu dengan mengunggah testimoni pelanggan, Anda sekaligus memberikan apresiasi bagi para pembeli, karena pembeli akan tersanjung dan merasa dihargai saat Anda menganggap penting testimoni mereka.
Jalinlah komunikasi yang baik dengan pelanggan bisnis jamu Anda. Salah satu cara membangun hubungan personal dengan pelanggan bisa dilakukan dengan memberikan ucapan ulang tahun kepada para pelanggan bisnis Anda baik melalui SMS atau e-mail. Anda bisa sekalian memberikan kado kecil berupa potongan harga di hari spesial mereka. Tentunya cara ini dapat membuat para pelanggan merasa dekat. (Yeni Endah)


























