MEDIAINI.COM – Bisnis agen minuman kaleng bisa jadi peluang untuk mendapatkan cuan. Namun, sudahkah Anda tahu perbedaan antara agen dengan distributor? Untuk mengetahuinya, Anda perlu mengetahui pengertian dari agen dan juga distributor terlebih dahulu.
Pengertian agen sudah ada dalam Pasal 1 Angka 10, yaitu Pelaku Usaha Distribusi yang bertindak sebagai perantara untuk dan atas nama pihak yang menunjuknya (prinsipal) berdasarkan perjanjian untuk melakukan kegiatan pemasaran. Jadi keberadaan mereka resmi dan diakui.
Lalu pengertian dari distributor sendiri adalah Pelaku Usaha Distribusi yang bertindak atas namanya sendiri dan atas penunjukkan dari produsen atau supplier atau importir berdasarkan perjanjian untuk melakukan kegiatan pemasaran barang. Jadi mereka biasanya berhubungan dengan perwakilan di daerah tertentu.
Menjadi agen sendiri dapat menawarkan berbagai keuntungan. Dengan menjadi agen Anda dapat memasarkan dan menjualkan produk hingga jasa tanpa melakukan proses produksi. Anda juga tidak perlu menciptakan merek sendiri. Jadi Anda pun tidak perlu mengeluarkan modal produksi.
Cara Memulai Bisnis Agen Minuman Kaleng
Berdasarkan penelusuran Mediaini dari berbagai sumber, berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan jika ingin merintis bisnis agen minuman kaleng.
1. Menghubungi Agen Produsen Utama Atau Distributor Besar
Langkah pertama dalam memulai bisnis agen minuman kaleng adalah dengan mencari tahu dan menghubungi agen produsen utama. Di sini Anda pun dapat sekaligus melakukan riset.
2. Lokasi
Setelah itu, di langkah kedua adalah dengan mencari lokasi. Anda dapat mencari lokasi yang cukup strategis. Umumnya, lokasi yang dibutuhkan untuk bisnis agen minuman kaleng adalah yang mudah dijangkau, di mana parkirnya pun memadai.
3. Menyiapkan Gudang Penyimpanan
Lalu, di langkah ketiga dalam memulai bisnis agen minuman kaleng adalah dengan menyiapkan gudang penyimpanan. Pasalnya, dengan menjadi agen minuman kemasan Anda membutuhkan tempat penyimpanan khusus.
4. Menyiapkan Armada Pengantar Barang ke Pelanggan
Jangan lupa juga untuk menyiapkan armada pengantar barang ke pelanggan. Anda membutuhkan armada khusus untuk mengantarkan produk kepada pelanggan. Hal ini harus Anda lakukan karena pelanggan biasanya terima beres.
5. Menentukan Target Promosi
Jangan lupa untuk menentukan target promosi. Di luar sana sudah ada banyak pelaku bisnis agen minuman kaleng yang menjalankan usaha agen minuman kemasan. Untuk itu, bidik target market Anda sendiri.
6. Promosi
Setelah membidik target market Anda sendiri, jangan lupa untuk melakukan promosi secara gencar. Anda juga bisa melakukan promosi dari rumah ke rumah. Selain itu, Anda juga dapat melakukan promosi secara online.
7. Modal
Di langkah ketujuh, siapkan modal dalam memulai bisnis agen minuman kaleng ini. Ada pun modal dalam memulai bisnis ini dapat dikatakan cukup besar karena berkaitan dengan stok minuman kemasan dan armada hingga gudang.
8. Karyawan
Di langkah ke delapan adalah dengan merekrut karyawan khusus untuk bisnis ini. Ada pun Anda sebaiknya merekrut karyawan yang pekerja keras, ulet, dan telaten. Pastikan mereka juga dapat melayani pelanggan dengan ramah.
9. Kelola Keuangan
Setelah usaha berjalan, jangan lupa untuk mengelola keuangan dengan baik. Mulailah dengan mencatat semua arus transaksi secara detail. Jangan lupa juga untuk memisahkan keuangan rumah tangga dengan usaha.
Tips Sukses Bisnis Minuman Kaleng
Dalam berjualan minuman kaleng, ada beberapa tips yang dapat Anda terapkan. dengan menerapkannya, Anda dapat menjualnya sampai laku keras. Tips pertama adalah dengan manual di tempat keramaian. Carilah tempat di keramaian seperti sekitar pasar, gelanggang olahraga, sekolah, bahan tempat umum lainnya.
Tips kedua adalah dengan membuat desain yang menarik. Anda dapat membuat desain outlet Anda dengan yang menarik. Jangan lupa juga untuk memberikan nama outlet secara unik. pastikan namanya mudah diingat dan dapat menarik perhatian.
Anda juga dapat menyediakan sistem pesan antar. Dengan layanan ini, Anda dapat mengikat mereka menjadi pelanggan tetap. Secara berkala, lakukan perjanjian untuk mengantar secara bulanan, mingguan, bahkan harian. Tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan Anda.
Tips selanjutya adalah dengan membagikan kupon potongan harga. Namun, sebelumnya Anda harus memastikan sudah memiliki margin keuntungan. Jadi dengan potongan harga ini Anda tidak akan rugi. Anda juga dapat memberikan petunjuk arah di beberapa sudut jalan yang dapat mengarahkan ke kios Anda. (Tri Puspitasari)


























