Ide Bisnis Playground Anak, Cara Memulai dan Tips Sukses

bisnis playground

MEDIAINI.COM – Bisnis playground bisa jadi pilihan jika Anda ingin memulai usaha. Playground adalah tempat dan sarana bermain anak sekaligus menjadi tempat anak melatih ketangkasan motorik dan sensoriknya. Ada banyak permainan dalam playground yang bisa dimainkan secara menyenangkan.

Permainan dalam playground umumnya terdiri dari terowongan, seluncur atau perosotan, ayunan, jembatan tali, tangga, jungkat-jungkit, tangga jala, dan lain-lain. Playground outdoor biasanya ditempatkan di area taman kota, restoran, tempat wisata, dan tempat bermain anak sendiri supaya anak-anak lebih tertarik dan tidak bosan saat bersantai bersama keluarga. Tapi mainan outdoor adalah alat pemenuhan kebutuhan tersier, jadi tidak semua tempat, orang, dan keluarga memiliki playground sendiri di rumah. Biasanya hanya orang dan tempat tertentu yang memilikinya untuk anak di rumah.

Padahal playground memiliki banyak manfaat yang bisa diambil untuk tumbuh kembang anak. Pertama, anak yang bermain di playground dapat memiliki perilaku yang lebih baik karena memiliki waktu bermain dengan teman-temannya dan mengajarkan toleransi pada anak. Kedua, karena bermain bebas, maka anak juga mempunyai kesadaran toleransi terhadap orang lain dan mengatur emosinya.

Ketiga, membuat anak menjadi aktif bergerak daripada hanya menonton tv di rumah. Anak yang aktif juga bisa mengurangi risiko obesitas, jantung, dan penyakit lainnya. bermain di playground juga bisa jadi tempat belajar anak, seperti berhitung. Yang terpenting, bermain adalah hal yang paling menyenangkan bagi anak karena bisa bebas bereksperimen dan bermain dengan teman-temannya.

Cara Memulai Bisnis Playground Anak

1. Pilih Lokasi Bisnis Playground yang Strategis

Memilih lokasi bisnis playground ini harus yang strategis. Bisnis ini biasanya paling sering ditemui di mall atau pusat perbelanjaan, restoran, dan tempat wisata. Maka mau tidak mau memang harus menyewa lokasinya. Yang harus dipertimbangkan lagi adalah biaya sewa dan banyaknya pengunjung yang biasa datang. Banyaknya pengunjung yang datang inilah yang bisa membantu Anda menentukan harga sewa playground tiap anak.

2. Siapkan Fasilitas Permainan

Siapkan fasilitas permainan yang dapat digunakan untuk anak berbagai umur. Pada umumnya, fasilitas permainan yang ditawarkan sangat beragam untuk membantu melatih sensorik dan motorik anak. antara lain adalah mandi bola, perosotan, rumah-rumahan, jembatan tali, dan trampolin. Sementara untuk playground outdoor biasanya menggunakan mainan seperti ayunan, jungkat-jungkit, tangga, tangga jala, mangkok putar, dan lain-lain.

3. Desain Playground

Playground umumnya didesain dengan sangat beragam. Mulai dari kualitas yang kurang bagus, bahkan hingga yang berkualitas dan telah bersertifikat. Bukan hanya konsep desain saja yang harus diperhatikan, tapi juga fasilitas bahan dasar permainan yang harus bisa menjamin keamanan anak saat bermain. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti membuat anak cedera. Bahan dasar playground juga harus ramah lingkungan dan harus dibersihkan secara rutin supaya terhindar dari virus dan bakteri.

4. Perhatikan Luas Area

Luas area playground ini sangat mempengaruhi bisnis playground. Karena biasanya, anak-anak tidak bermain sendirian, melainkan ditemani oleh orang tua, keluarga, atau baby sitternya. Apalagi jika Anda menyediakan paket bersama dengan teman-teman kelas, maka pengunjungnya bisa makin ramai. Maka perhitungkan luas area demi kenyamanan pengunjung. Sebab ini berpengaruh pada banyaknya anak yang dapat ditampung. Semakin ramai pengunjung, maka akan semakin banyak keuntungan yang bisa didapatkan.

5. Pilih Momen yang Tepat

Terakhir adalah memilih momen-momen yang tepat. Bisnis playground ini biasanya akan sangat ramai pada musim libur sekolah dan weekend karena untuk mengisi waktu libur anak. para orang tua umumnya mengajak anak untuk bermain di playground untuk menyenangkan hatinya. Meskipun saat ini masih pandemi Covid-19, tapi bisnis ini dapat dipersiapkan untuk menyambut gelombang besar pasca pandemi nanti. Maka momen-momen ini sangat penting dan jangan sampai terlewatkan oleh para pelaku bisnis playground.

Tips Sukses Bisnis Playground Anak

1. Promosikan Playground

Lakukan promosi untuk bisnis playground Anda supaya semakin ramai pengunjungnya. Playground indoor biasanya diletakkan di mall, supermarket, atau wahana bermain anak. tapi tiap lokasi memiliki batasannya sendiri-sendiri, maka sesuaikan objek pemasaran Anda dengan perkiraan dananya. Perkirakan juga apakah playground yang Anda jual bisa dibeli oleh target pasar tersebut. Promosikan bisnis playground ini menggunakan media sosial dan menyebarkan brosur sehingga orang-orang lebih tahu bahwa tersedia playground untuk tempat main anak yang bisa dicoba.

2. Sesuaikan Dengan Lokasi

Sesuaikan jenis playground dengan lokasinya. Pasalnya setiap playground memiliki karakteristiknya masing-masing. Seperti di mall, lokasinya cenderung ramai pengunjung, maka waktunya dibatasi. Jika Anda membuat playground untuk diletakkan di mall, maka gunakan bahan playground yang aman dan tidak mudah rusak. Selain itu, buat desain playground sesederhana mungkin supaya tidak mengganggu interior mall.

3. Gunakan Bahan Dasar yang Awet

Gunakan bahan dasar playground yang awet dan tahan sehingga bisnis bisa bertahan lama dan tidak banyak mengeluarkan modal. Tak hanya menyesuaikan dengan desain, tapi juga perhitungkan biaya pembuatannya seefisien mungkin. Bukan asal membeli bahan yang murah sehingga keuntungannya banyak, tapi gunakan bahan berkualitas dan awet. Sebab bisnis ini menyangkut keamanan banyak orang, terutama anak-anak. Apabila Anda membuat playground yang cepat rusak, maka Anda juga akan terkena banyak masalah khususnya dengan orang tua anak.

4. Miliki Ide yang Antimainstream

Semakin kreatif Anda, maka semakin tinggi juga keuntungan yang bisa diraup. Prinsip ini dibutuhkan untuk membuka bisnis playground indoor. Tak hanya menentukan jenis permainannya saja, tapi juga perlu kreativitas untuk membuatnya. Anda bisa menghias ruangan playground dengan nuansa alam seperti kayu atau daun-daunan. Atau Anda juga bisa memberikan konsep bernuansa luar angkasa. Semakin menarik playground, maka semakin banyak pengunjung.

5. Lakukan Pemeliharaan Playground Secara Berkala

Memiliki bisnis playground maka harus siap untuk melakukan pemeliharaannya secara berkala. Hal ini wajib dilakukan oleh setiap pelaku bisnis playground agar tidak cepat rusak. Selain itu, playground yang buruk dan tidak terawat bahkan bisa memakan korban. Maka lakukan perawatan pada playground sekecil apapun dan lakukan ini secara berkala. Jangan berpikir bahwa biaya perawatannya hanya buang-buang modal saja, tapi pikirkan hal ini untuk kepentingan bersama.

Cek Kriteria Playground yang Berkualitas

Playground yang berkualitas ini sangat penting untuk keamanan anak-anak saat bermain sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Selain mengetahui bahan-bahan yang aman untuk anak, juga perhatikan bagaimana kekuatan playground dalam menopang anak. berikut adalah kriteria playground yang berkualitas. Pertama yaitu permainan tidak goyah karena harus dijamin kekuatannya. Pastikan saat anak-anak melompat, berjalan, berlari, playground tetap kuat menopang.

Kedua, pastikan cat playground tidak mudah luntur. Umumnya, playground memiliki cat warna-warni supaya tampak lebih ceria dan menarik bagi anak-anak. tapi pastikan bahwa cat yang digunakan tidak mudah luntur atau mengelupas. Hal ini berlaku untuk playground outdoor dan indoor. Ketiga, pastikan bahwa mur dan baut tidak mudah kendor dan tetap kokoh berdiri. Apabila salah satu kendor bahkan keduanya, maka hal ini bisa membahayakan anak-anak ketika sedang bermain. Pastikan aman dan terpasang dengan baik dan benar.

Terakhir, pilihlah playground yang menyediakan banyak permainan dan pastinya berkualitas. Semakin beragam jenis permainan, maka anak juga akan semakin senang dan bisa bebas bereksperimen mencoba berbagai permainan yang tersedia. Selain itu, semua permainan yang tersedia haruslah mengedukasi dan tentunya aman untuk anak-anak. Seperti box pasir, balok, puzzle dan lain sebagainya. (Gusti Bintang K.)

 

Exit mobile version