MEDIAINI.COM – Paket isolasi mandiri (isoman) rumah sakit sudah mulai marak. Rumah sakit swasta pun mulai menawarkan paket isoman untuk mereka yang dinyatakan positif Covid-19. Melalui paket ini, pasien akan mendapatkan pemantauan berkala oleh dokter dan tenaga medis meskipun hanya isoman. Karena banyaknya yang terkena paparan virus corona, maka rumah sakit pun sudah tidak dapat menampung pasien lagi. Tapi beberapa mulai menawarkan paket isoman yang secara medis dipantau oleh rumah sakit. Dua rumah sakit diantaranya adalah Rumah Sakit Satria Medika dan Rumah Sakit Cinta Kasih Tzu Chi.
RS Satria Medika menawarkan paket 10 hari isoman di rumah seharga Rp 4 juta. Harga tersebut sudah termasuk telekonsultasi atau telemedicine dengan dokter spesialis dan dokter umum. Kemudian pemeriksaan DL, GDS, dan PCR. Visit dokter umum, obat-obatan sesuai paket, serta gratis alat oksimetri jari dan termometer digital.
Sementara RS Cinta Kasih Tzu Chi atau RSCK Tzu Chi ini menawarkan paket isoman untuk yang belum terkonfirmasi positif Covid-19. Seperti yang baru pulang dari luar kota atau memiliki anggota keluarga yang dari luar kota. Harga yang ditawarkan mulai Rp 2,5 juta, Rp 4,2 juta dan Rp 6 juta. Harga Rp 2,5 juta adalah harga untuk paket 3 hari sudah termasuk tes PCR 1 kali. Paket seharga Rp4,2 juta merupakan harga untuk paket 5 hari dan sudah termasuk tes PCR 2 kali. Serta harga Rp 6 juta untuk paket 16 hari dan sudah termasuk rapid antibodi 1 kali. Semua paketnya sudah termasuk dengan cek kesehatan, multivitamin, makan 3 kali/hari, dan snack 2 kali/hari.
Kompetisi Harga Paket Isoman
Lonjakan kasus paparan virus corona di DKI Jakarta menyebabkan rumah sakit dan tempat isolasi mandiri makin sulit ditemukan. Maka dari itu, mulai bermunculan RS swasta dengan menawarkan jasa isoman. Menurut Nadia Wiweko selaku juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), bahwa RS swasta memang menyediakan paket isoman dengan sejumlah tarif yang harus dibayarkan. Layanan ini tapi tidak ditawarkan oleh rumah sakit milik pemerintah. Sehingga kembali lagi pada pilihan masyarakat untuk isoman.
Sejauh ini, paket isoman termurah ditawarkan oleh RS Brawijaya dengan harga mulai Rp 599 ribu hingga Rp 1,79 juta. layanan tersebut sudah termasuk paket vitamin, tes swab PCR, dan juga gratis chat untuk konsultasi dengan dokter selama 14 hari. Tapi rata-rata, rumah sakit yang menawarkan paket isoman mematok tarif yang bervariasi, yaitu mulai harga Rp 600 ribu bahkan hingga Rp 6 juta.
Selain kedua rumah sakit di atas, Eka Hospital Group juga menawarkan paket isoman seharga mulai Rp 2,9 juta per orang. Biaya tersebut sudah termasuk konsultasi dengan dokter umum, dokter spesialis paru, tes swab PCR dan antibodi, serta penyuntikan vitamin C. Kemudian RS Permata Depok yang menawarkan Paket Basic dan Paket Gold. Paket Basic dibanderol seharga Rp 3,3 juta, sedangkan Paket Gold dibanderol seharga Rp 6,25 juta. Kedua paket tersebut untuk pelayanan selama 14 hari.
Selanjutnya ada dari RS Pusat Pertamina atau RSPP. Biaya yang ditawarkan mulai Rp 950 ribu per malam. Biaya tersebut juga sudah termasuk kunjungan dokter, pemeriksaan vital sign, kamar executive yang bersih dan nyaman, televisi 32 inch, telepon, AC, brankas kecil, lemari gantung, laundry kit, akses WiFi dan surat keterangan sehat. Primaya Hospital Tangerang juga menawarkan berbagai paket yakni paket 7 hari telekonsultasi seharga Rp 4,5 juta, paket 7 hari telekonsultasi dan visit seharga Rp 6 juta, paket 14 hari telekonsultasi seharga Rp 7 juta, dan paket 14 hari telekonsultasi dan visit seharga Rp 8,5 juta. Paket tersebut sudah termasuk konsultasi dokter, telekonsultasi dengan dokter umum dan spesialis. Swab PCR, pemeriksaan darah, rontgen thorax, paket obat yang sesuai, dan gratis alat oximeter jari dan termometer digital.
Bahkan hal senada telah dikatakan oleh seorang YouTuber dan Jurnalis Otomotif, Fitra Eri melalui kanal YouTube-nya. Dirinya menyebut jika biaya program isomannya mencapai Rp 28 juta per orang di salah satu rumah sakit swasta di bilangan Bintaro. Biaya tersebut sudah mendapatkan pengawasan dokter, mendapatkan kit dan pengawasan dokter. Namun karena membludaknya pasien yang ingin isoman, maka meski membayar puluhan juta pun, tetap harus menunggu waktu kurang lebih 6 jam untuk mendapatkan kepastian kamar.
Cek Panduan untuk Isolasi Mandiri
Cek Suhu Tubuh dan Saturasi Oksigen secara Berkala
Untuk pasien Covid-19, Anda disarankan untuk memiliki peralatan medis seperti termometer dan oximeter. Kedua alat tersebut sangat penting dan berguna untuk mengetahui perkembangan suhu tubuh dan juga saturasi oksigen dalam tubuh Anda. Amati batuk dan sesak napas, dan hindari pemakaian bersama peralatan makan, mandi dan tempat tidur juga.
Konsultasi dengan Dokter melalui Telemedicine
Memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk layanan pasien Covid-19. Layanan yang disediakan diantaranya adalah telemedicine atau konsultasi online dengan dokter. Bicarakan keluhan dan gejala yang Anda rasakan, serta beritahu riwayat perjalanan dan riwayat bekerja ke daerah terjangkit atau kontak dengan pasien Covid-19. Supaya Anda dapat dibuatkan resep obat yang sesuai dengan gejala yang telah dikonsultasikan.
Di Rumah Saja, Jangan Pergi dan Menularkan
Apabila masih bergejala, seperti demam, flu, dan batuk, dianjurkan untuk tidak kemana-mana. Jangan pergi bekerja, sekolah, ke pasar, atau ruang publik lainnya. Hal ini bertujuan untuk mencegah penularan virus ke masyarkat. Hubungi fasilitas pelayanan kesehatan jika sakit masih terus berlanjut seperti sesak napas dan demam tinggi, supaya bisa mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Jaga Kebersihan dan Kesehatan Rumah
Menjaga kebersihan dan kesehatan diri sendiri memang penting, tapi menjaga kebersihan dan kesehatan rumah selama isoman juga perlu. Gunakan selalu disinfektan sebagai cairan pembersih. Berjemur tiap pagi di bawah sinar matahari kurang lebih 15-30 menit. Serta berada di ruang terbuka agar sirkulasi udara makin lancar.
Buang Masker dan Cuci Pakaian secara Terpisah
Buanglah masker bekas yang telah digunakan secara terpisah ke tempat sampah yang berbeda. Ikat plastik sampah sebelum dibuang, agar virus tidak menyebar dan menularkan. Selain membuang masker bekas, cuci juga pakaian secara terpisah dengan pakaian orang lain agar tidak menyebarkan virus. Cucilah dengan air hangat dan sabun deterjen supaya makin bersih, nyaman, wangi, dan aman digunakan.
Tentukan Zona Pasien
Virus corona menularkan dengan cepat, maka Anda wajib untuk menjaga jarak minimal 1 meter dari anggota keluarga supaya tidak menularkan virus. Selama isoman di rumah, gunakan kamar terpisah dari anggota keluarga lainnya. Serta pisahkan dengan zona bersih di rumah, gunakan kamar tidur, kamar mandi secara terpisah.
Latihan Pernapasan
Latihan pernapasan sangat penting bagi pasien Covid-19, khususnya bagi yang mengalami sesak napas. Pasalnya, rata-rata pasien Covid-19 memang mengalami gejala seperti kesulitan dalam bernapas. Maka inilah pentingnya melatih pernapasan. Teknik pernapasan yang dianjurkan untuk pasien ada dua. Pertama, Depp Slow Abdominal Breathing, yaitu menarik napas dari hidung dan dikeluarkan pelan lewat mulut. Kedua, Chest Exansion Exercise, yaitu mengembangkan perut dan dada semaksimal mungkin.
Atur Posisi yang Dianjurkan
Ada posisi yang dianjurkan bagi pasien yang terkena virus corona. Maka, aturlah posisi Anda sebaik mungkin agar lekas pulih. Posisi yang dianjurkan adalah tidur tengkurap, duduk 45-75 derajat, duduk di samping tempat tidur dan berjalan. posisi-posisi ini tujuannya untuk meningkatkan kinerja paru-paru. Selain itu, Anda juga harus menghindari berbaring terlalu lama di tempat tidur dan dianjurkan untuk melakukan mobilisasi sebanyak mungkin.
Semoga lekas sehat, ya! (Gusti Bintang K.)
Foto Ilustrasi: Pixabay



























Discussion about this post