MEDIAINI.COM – Usaha jasa derek mobil bisa jadi pilihan jika tertarik dengan bidang otomotif. Saat ini, jumlah kendaraan di jalanan sangat tinggi. Hal ini diikuti dengan permintaan jasa derek yang cukup potensial. Tidak heran jika bisnis otomotif ini sangat berpeluang dan menggiurkan. Apalagi, bisa dikatakan, biaya jasa derek tidak murah.
Cara Memulai Bisnis Jasa Derek Mobil
Tentukan Jenis Kendaraan Derek
Anda harus menentukan kendaraan atau armada mobil derek. Tentu untuk ini sangat membutuhkan modal besar. Tenang! Untuk menyiasati biaya pengadaan kendaraan derek Anda bisa menyiasatinya dengan menyewanya dari rental. Ada pun kendaraan yang biasanya digunakan adalah truk dengan fasilitas dan alat penderek mobil. Ada pun terdapat 2 jenis mobil derek, derek biasa dan towing. Untuk mobil derek biasa digunakan untuk mobil yang mogok di jalan tol dan mobil kecelakaan di jalan biasa. Sedangkan untuk jenis towing digunakan untuk perusahaan, seperti rental mobil, ekspedisi, dan lain sebagainya.
Siapkan Modal
Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa dengan membeli armada baru, akan membutuhkan modal yang sangat besar. Berbeda halnya jika menyewa. Modal yang dibutuhkan cenderung lebih hemat. Jika ingin membeli truk derek bekas, modal yang dibutuhkan sekitar Rp 120 juta. Biaya perawatan yang harus disiapkan kira-kira sebesar Rp 6 juta setiap tahun, bahan bakar Rp 3 juta setiap bulan, fee driver Rp 2 juta setiap bulan. Lalu menyiapkan biaya lain-lain sebesar Rp 1 juta.
Bangun Lokasi Usaha
Jasa derek mobil ini memang tidak membutuhkan lokasi. Pasalnya, Anda hanya tinggal menunggu panggilan dari customer dan mobil derek pun siap meluncur. Untuk itu, bisa membuka usaha ini di rumah sendiri sehingga tidak membutuhkan tambahan biaya sewa. Namun, pastikan lokasi rumah memiliki akses jalan yang mudah untuk keluar masuk mobil derek. Pastikan juga calon konsumen tidak kesulitan menemukan lokasi rumah Anda.
Jalin Kerja Sama
Dengan menjalin kerja sama, Anda akan lebih mudah dalam membangun bisnis ini. Bahkan akan lebih hemat dalam hal biaya operasional dan permodalan. Sebagai contoh, menjalin kerja sama dengan rental truk. Anda bisa mendapatkan harga sewa yang jauh lebih murah. Kerja sama ini juga memungkinkan Anda mendapatkan mobil derek dengan kualitas yang baik. Dengan demikian, konsumen pun akan lebih puas menggunakan jasa derek milik Anda.
Branding dan Promosi
Langkah kelima yang harus Anda tempuh dalam menjalankan bisnis mobil derek adalah membuat strategi promosi. Anda bisa membuatkan semua akun media sosial kusus mobil derek. Lebih bagus lagi Anda juga membuatkan website khusus untuk bisnis ini. Kuatkan juga promosi melalui jaringan. Promosi ini pun nantinya akan tersebar dari mulut ke mulut sehingga promosi ini akan kuat tidak hanya dari online tetapi juga offline.
Kenali Jenis Mobil Derek Plus Fungsinya
Pada dasarnya, derek mobil hanya diangkat bagian depan atau belakangnya. Jadi mobil tidak dinaikkan secara sempurna. Ada juga jenis towing, di mana mobil akan dinaikkan secara sempurna di atas truk atau mobil derek yang digunakan. Jadi untuk keselamatan dan kemantapan, lebih cocok menggunakan jenis towing.
Setidaknya, terdapat dua jenis mobil derek towing. Pertama adalah towing gendong. Ada pun jenis ini biasanya digunakan untuk mengangkut di bagian belakang saja. Jenis towing ini biasanya digunakan untuk mengangkut kendaraan yang terendam banjir. Tidak heran jika jenis derek ini ada di kota besar yang biasanya langganan banjir.
Lalu yang kedua adalah jenis towing hidrolik. Pada dasarnya, jenis towing ini sama dengan towing gendong. Namun, terdapat perbedaan dalam metode pengangkatan mobil. Saat mengangkut, bak angkut dari mobil derek akan diturunkan pada posisi paling rendah. Selanjutnya, mobil tinggal dinaikkan tepat di atas bak tadi. (Tri Puspitasari)
Foto Ilustrasi: Pixabay



























Discussion about this post