MEDIAINI.COM– Bisnis les vokal bisa jadi salah satu keahlian khusus mengolah suara. Bisnis ini berpeluang cukup besar karena siswa tidak hanya ingin belajar formal di sekolah tapi juga di tempat lain. Les vokal juga mampu menghasilkan orang yang memiliki keahlian dan profesional di bidang menyanyi.
Bisnis ini tumbuh subur karena banyak yang ingin belajar teknik olah vokal. Banyak orang tua yang bahkan memasukkan anaknya ke dalam les vokal. Anak-anak kecil biasanya dimasukkan oleh orang tuanya ke tempat-tempat les yang sesuai dengan minat dan bakatnya, tak terkecuali belajar vokal. Pasalnya, les ini cukup menyenangkan dibanding les-les yang lain. Serta mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan dirinya dengan cepat, efektif, dan efisien.
Cara Memulai Bisnis Les Vokal
Pastikan Berpengalaman dalam Olah Suara
Mengajarkan orang dalam teknik olah suara hingga membuka les atau kursus, maka harus memiliki keahlian khusus di bidangnya. Memiliki pengalaman yang sesuai dengan bidangnya untuk meyakinkan calon peserta les. Anda bisa mengikuti ajang kompetisi vokal dan memenangkannya. Dengan begitu, Anda dapat memberikan modal untuk menambah kepercayaan diri.
Apabila Anda tidak memiliki keahlian dalam teknik olah suara, maka merekrut pelatih adalah alternatif yang harus dipilih. Namun pastikan bahwa pelatih tersebut memiliki keahlian yang sama di bidangnya, bersertifikat sebagai guru vokal, ramah, dan komunikatif agar peserta les nyaman. Pelatih yang berpengalaman ini dipilih agar dapat membawa peserta maju ke ajang kompetisi dan memenangkannya.
Siapkan Modal
Modal yang dibutuhkan untuk membuka bisnis les vokal dapat dimulai dari modal kecil. Hal ini berlaku jika Anda telah memiliki ruang yang cukup di rumah sebagai tempat les. Apabila ruang tersebut kurang memadai, maka Anda perlu menyewa tempat untuk lokasi les. Anda dapat menyiapkan modal sesuai dengan rencana keuangannya.
Modal ini dibutuhkan untuk menyewa lokasi, membeli peralatan, biaya perawatan alat, biaya bayar listrik dan air, serta untuk administrasi lain-lain. Apabila tidak memiliki dana yang cukup untuk modal awal, ajukan pinjam dana dengan menyerahkan rencana bisnis dan keuangannya ke bank. Sebab dana yang akan dikeluarkan tidak sedikit.
Pilih Lokasi yang Strategis
Semua bisnis pasti membutuhkan lokasi yang strategis untuk membuka bisnisnya, kecuali bisnis online atau bisnis rumahan yang dapat dilakukan dari rumah tanpa mendatangkan pelanggan ke kantor. Lokasi ini dimaksudkan untuk promosi, dan calon peserta dapat menemukan lokasinya dengan mudah. Maka dana yang dibutuhkan memang tidak sedikit, sebab semakin strategis lokasi akan semakin mahal.
Pilihlah lokasi les yang berada di pinggir jalan serta dekat dengan pusat kegiatan. Seperti perkantoran, pusat pendidikan, ruang publik, dan lain-lain yang sering dilewati oleh orang-orang. Membangun lokasi les dengan fasilitas lengkap dan memadai bisa jadi tempat terbaik untuk belajar olah suara. Selain itu juga dapat memberikan rasa nyaman kepada peserta juga.
Sediakan Peralatan yang Memadai
Peralatan yang dibutuhkan untuk membuka bisnis les vokal tentu ada banyak. Mulai dari microphone, keyboard atau gitar sebagai pengiring musik, ruangan kedap suara agar suara tidak terdengar dari luar, AC sebagai pendingin ruangan, buku-buku panduan, bahkan peralatan administrasi seperti komputer dan buku administrasi lainnya.
Selain membeli peralatannya, biaya perawatan yang dikeluarkan untuk itu juga tidak murah. Semakin bagus perawatannya, akan semakin awet dan tahan lama, serta menghasilkan kualitas yang terbaik. Apalagi jika peralatan tersebut sudah tidak memungkinkan untuk digunakan, harus diganti dengan yang baru dan biayanya juga tidak sedikit.
Tentukan Konsep Bisnis Les
Konsep les memang sangat diperlukan, agar peserta les tidak cepat bosan. Jika les tidak menyenangkan dan cenderung monoton, peserta akan mudah untuk keluar dan mencari tempat les yang baru. Buat konsep yang menyenangkan untuk belajar, yang komunikatif dan mau mendengarkan. Jalinlah kedekatan antara guru dan peserta didik.
Konsep bisnis les ini juga terdiri dari dua konsep yaitu mandiri dan waralaba atau franchise. Anda dapat memilih sesuai kemampuan dan keinginan sendiri. Tapi perhatikan sebab ada kelemahan dan keunggulannya masing-masing konsep. Bisnis les mandiri tentu lebih membutuhkan banyak dana untuk modalnya dan harus memasarkan sendiri. Tapi Anda bisa menciptakan brand Anda sendiri sesuai selera. Jika bisnis waralaba, Anda akan lebih mudah memasarkannya karena brand sudah dikenal oleh publik.
Tentukan Biaya Les yang Kompetitif
Tentukan biaya les yang kompetitif. Tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah. Anda bisa melakukan survey harga terlebih dahulu dari tempat-tempat les yang sudah ada dan buat perbandingan harganya. Penentuan biaya les ini juga tergantung pada kualitas dan fasilitas yang Anda berikan untuk peserta les.
Penentuan biaya ini juga dapat diambil dari pangsa pasar yang Anda bidik. Anda dapat mematok harga yang lebih murah untuk kelas bersama, dan mematok harga lebih tinggi untuk kelas privat misalnya. Atau segmentasi tingkatan kelas juga bisa dipilih. Bahwa setiap kenaikan level dari peserta didik, maka semakin mahal biaya lesnya.
Lakukan Promosi
Lakukan promosi untuk memperkenalkan bisnis les vokal. Promosi merupakan bagian yang paling penting untuk memulai bisnis. Anda dapat menggunakan banyak cara untuk berpromosi bisnis ini. Tujuannya agar semua target dapat terpenuhi dan banyak orang yang mengenal bisnis ini.
Promosi dapat dilakukan dengan mengiklankan tempat les Anda di media sosial, media online website, atau mencetak banner dan brosur. Selain itu berikan potongan harga yang menarik atau memberikan garansi, serta ciptakan promosi yang gratis seperti promosi dari mulut-ke mulut.
Tips Cerdas Pilih Pelatih Vokal yang Terbaik
Memulai bisnis les vokal dapat dimulai dengan merekrut pelatih jika Anda belum begitu berpengalaman dalam bidang ini. Selain itu, pelatih vokal terbaik juga dibutuhkan oleh para calon peserta didik. Maka memilih pelatih vokal yang tepat dan terbaik perlu tips cerdas yang harus dilakukan. Pertama yaitu pahami genre yang diminati oleh calon peserta didik. Musik memiliki banyak jenis genre yang dapat dimainkan, maka Anda dapat mempelajari sesuai genre yang Anda sukai.
Genre tersebut contohnya adalah pop, jazz, R&B, opera klasik, rock dan masih banyak lagi. Jadi Anda perlu memilih pelatih vokal yang sesuai dengan keinginan dan keahlian masing-masing. Tapi hal ini tidak menutup kemungkinan Anda untuk mempelajari semua genre dan tekniknya. Kedua, utamakan kesehatan vokal. Pilih pelatih vokal yang peduli dengan kesehatan suara. Sebab menyanyi juga butuh tenik dan praktik kesehatan yang baik agar dapat menyanyi dengan baik. Pemeriksaan vokal yang dilakukan oleh tenaga medis profesional harus menjadi kewajiban bagi penyanyi, yakni setiap 12-16 bulan sekali.
Ketiga, pilihlah pelatih yang telah berpengalaman dan memiliki karir penyanyi profesional. Poin ini menjelaskan bahwa pelatih yang berpengalaman lebih baik daripada pelatih yang tidak memiliki pengalaman di bidangnya. Tapi tidak berarti bahwa orang yang berprestasi hebat menjadi guru hebat dan sebaliknya. Namun cobalah untuk mencari pelatih yang berpengalaman agar Anda dapat mempelajari teknik vokalnya sesuai aspirasi artistiknya. Serta mempertimbangkan bahwa pelatih tersebut bisa mengajari cara menyanyi yang baik.
Keempat, pilihlah pelatih yang telah memiliki kedekatan khusus dan mengerti tentang Anda. Setidaknya hal ini dapat mengurangi untuk membuat Anda frustasi karena les ini. Pilih pelatih yang nyaman berkomunikasi dengan Anda dan selalu menciptakan hal-hal menyenangkan. Ramah, dan mampu mendengar keluhan Anda dengan baik sehingga mengetahui kelemahan dan kelebihan Anda. Sebab pelatih yang “salah” akan membuat Anda kurang nyaman untuk menyerap ilmunya. (Gusti Bintang K.)
Foto Ilustrasi: Pixabay



























Discussion about this post