Mencicipi Untung dari Bisnis Motor Klasik, Hobi yang Mendatangkan Rupiah

Mencicipi Untung dari Bisnis Motor Klasik, Hobi yang Mendatangkan Rupiah

MEDIAINI.COM – Tidak dimungkiri kalau hobi bisa menghasilkan rupiah. Bahkan, bisa menjadi ide untuk memulai usaha. Jika menyukai dunia otomotif termasuk motor-motor antik, hobi ini juga bisa dijadikan ide usaha yang tentunya berpeluang dan menjanjikan.

Di Solo, ada sebuah showroom yang menjadi incaran banyak pemburu motor antik. Tidak tanggung-tanggung, pembeli showroom bernama Marwan Motor Solo itu tidak hanya pembeli lokal saja, tetapi juga dari luar kota. Banjirnya permintaan ini menandakan bahwa banyaknya peminat motor antik yang akan mewarnai industri otomotif di Indonesia. 

Para Pengusaha Motor Klasik dan Antik

Berawal Dari Kecintaan Terhadap Vespa

Pelaku usaha di bidang otomotif apalagi motor antik sudah banyak. Dari mereka kita belajar kesuksesan bertahan dengan bisnis ini. Salah satunya adalah Arie Dwi dari Bojonegoro yang membuka usaha jual beli motor klasik, karena kecintaannya terhadap Vespa. Usaha ini sudah dia tekuni selama 10 tahun.

Stok motor klasik itu dia dapatkan dari berbagai daerah, hasil hunting rongsok berupa pretelan-pretelan spare part hingga bangkai motor. Kisaran harganya adalah Rp 1,5 juta hingga Rp 3,5 juta. Untuk membantu promosinya, dia berjualan secara online melalui grup di Facebook dan lain sebagainya. Tidak tanggung-tanggung, konsumennya tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga luar negeri seperti Malaysia.

Baca juga: 7 Motor Antik Paling Dicari 2021

Piawai Merestorasi Motor Tua

 Selanjutnya ada Arya Seta yang sukses dengan usahanya Green Seta. Green Seta ini melakukan restorasi motor- motor tua 2-tak seperti Suzuki Satria Lumba, Hiu, Yamaha F1ZR, dan Yamaha 125 Z. Setelah direstorasi dengan menggunakan komponen original, motor pun siap dijual. Pembeli pun mendapatkan motor antik dengan kualitas yang baru.

Bernilai Tinggi Karena Histori

Pengusaha lainnya adalah Antok dari Bantul. Motor Honda Astrea Grand miliknya dihargai Rp 40 juta karena memiliki nilai histori tersendiri. Sebab, motor tersebut pernah dimiliki Amien Rais. Nama Amien Rais pun masih tertulis sebagai pemilik dalam surat kepemilikan motor. Itulah kenapa Antok menawarkan dengan harga tinggi.

Motor Antik yang Palin Banyak Dicari 

Motor klasik yang paling sering dicari adalah Honda GL Pro. Kisaran harganya Rp 4-6 juta ini sudah diproduksi mulai dari tahun 1980-an. Merek ini juga hadir dalam tiga generasi. White Engine (1985-1991), Black Engine (1992-1994), dan yang ketiga adala Neo Tech (1995-1999).

Motor jenis lainnya yang masih banyak pengincarnya adalah Honda C70. Sepeda motor ini juga kerap disebut dengan pitung. Kendaraan yang sudah diproduksi dari tahun 1970-an ini dibanderol rata-rata Rp 5 juta. Ada lagi Honda Super Cup yang menjadi idola. Kisaran harganya Rp 2-4 juta. Mesin motor ini berkapasitas 80 cc. Sangat irit karena hanya dengan 1 liter sudah mampu menempuh jarak hingga 100 km. (Tri Puspitasari)

Sumber Foto Ilustrasi: Pixabay

Exit mobile version