MEDIAINI.COM – Saat ini, olahan lobster semakin beragam. Makanan yang berbahan utama lobster pun jadi kategori makanan premium. Peminatnya juga tergolong setia. Tak peduli meski harganya mahal. Oleh karenanya, bisnis budidaya lobster akan sangat menguntungkan.
Memulai Usaha Budidaya Lobster
Budidaya lobster memang cukup menjanjikan. Siapapun bisa melakukannya. Hanya saja, akan lebih baik jika mengenali morfologinya. Bagaimana habitat lobster serta siklus hidupnya. Hal ini akan mempermudah Anda ketika memulai budidaya.
Jika hal itu sudah dikuasai, maka mulailah dengan menyiapkan kolamnya. Untuk kolam ada tiga jenis yang bisa digunakan. Kolam tanah, kolam tembok, dan kolam terpal. Tahap selanjutnya adalah penting yakni memilih indukan lobster. Ada pun indukan yang baik biasanya berusia minimal 6 bulan dengan panjang minimal 10 cm.
Setelah itu, masuk ke tahap perawatan lobster. Pahamilah cara menangani lobster saat pemijahan dan pendederan. Setelah itu baru pindahkan lobster ke kolam pembesaran. Lakukan penggantian air 2-3 hari sekali. Setelah mencapai usia 6-8 bulan dengan berat minimal 100 gram maka lobster siap dipanen.
Setelah memahami cara budidayanya, Anda harus menyiapkan modal. Untuk budidaya saja, modal yang bisa diinvestasikan adalah Rp 4 juta. Dengan modal sekian, Anda sudah mendapatkan tiga kolam terpal, pipa penyangga, satu set indukan lobster, dan pakan selama 9 bulan.
Baca juga: 7 Lobster Indonesia yang Berkualitas Unggul
Ketekunan Supardi Terhadap Lobster Berbuah Laba Ratusan Juta
Salah seorang pelaku usaha yang sukses membudidaya lobster adalah Supardi. Pria domisili NTB ini mememulai budidaya saat masih SMA. Kala itu dia hanya mengeluarkan modal Rp 750 ribu untuk membuat dua lubang keramba.
Untuk bisa bergelimang harta seperti sekarang, tentu tidak mudah. Naik turunnya usaha pernah dia alami. Bahkan, kulit tangannya pun dipenuhi dengan bekas sayatan duri lobster. Namun, semua itu bukan penghalang bagi Supardi. Dia tekun hingga kini memiliki 25 lubang keramba.
Keuntungan yang diperoleh dari usahanya itu tidak main-main. Supardi mampu meraup Rp 350 juta dalam sekali panen. Tidak cepat berpuas, dia membuat satu keramba lagi dengan 25 lubang. Jadi dalam satu kali panen, Supardi sudah mampu meraup keuntungan Rp 700 juta. Wow! Berminatkah Anda menyusul kesuksesan para nelayan lobster? (Tri Puspitasari)



























Discussion about this post