MEDIAINI.COM – Praktis sejak Maret, sejak pasien pertama positif Covid 19 di Indonesia ditemukan, pola hidup masyarakat jadi berubah drastis. Semua orang jadi membatasi gerak sosialnya. Untuk proteksi, masing-masing individu memiliki kesadaran mengenakan masker dan rajin mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.
Meskipun sudah berjalan 10 bulan, namun pandemi belum juga hilang. Hal ini membuat pola hidup baru terus berjalan. Permintaan terhadap produk hand sanitizer bahkan dicatat terus mengalami peningkatan hingga 50 kali lipat. Prosentase peningkatan ini bisa ditangkap sebagai peluang untuk membuka usaha baru. Anda bisa membuka bisnis hand sanitizer rumahan dan mulai menjualnya.
Beberapa Brand Sukses
Salah satu produk yang beredar di tengah hiruk pikuknya bisnis hand sanitizer adalah Rip It. Rip It merupakan produk hand sanitizer dengan aerosol pertama di Indonesia. Produk ini menjadi gebrakan yang berbeda dari hand sanitizer lain.
Berdasar pengamatan Mediaini.com, pasangan suami istri bernama Andrew dan Rachel Montague adalah produsen hand sanitizer rumahan lain yang cukup sukses. Produknya bernama Clear Water Hygiene yang dirancang khusus untuk pekerja medis garda terdepan juga masyarakat. Dari usahanya yang baru berjalan 12 minggu ini, Andrew dan Rachel sudah meraup untung sebesar Rp542 juta.
Baca juga : 5 Brand Hand Sanitizer untuk Kulit Kering dan Sensitif
Cara Pembuatan Sesuai Standar WHO
Siapapun bisa membuat hand sanitizer ala rumahan, tentu saja berdasar panduan pembuatan resmi yang dikeluarkan oleh WHO.
Pertama-tama sediakan dirigen dan tuang alkohol ke dalamnya. Tambahkan hidrogen peroksida 3% 417 ml, gliserol 98% 145 ml, dan air distilasi. Kemudian tutup wadah agar alkohol tidak menguap. Kocok agar semua bahan tercampur. Setelah semua bahan tercampur, tuang pada wadah-wadah kecil ukuran 500 ml atau 100 ml. Hand sanitizer yang siap digunakan ini sebaiknya disimpan di tempat yang jauh dari sinar matahari.
Keuntungan Berbisnis Hand Sanitizer
Berbisnis hand sanitizer cukup mudah dan menguntungkan. Berikut lima celah dan keuntungan yang bisa Anda jelajahi jika Anda berniat terjun ke bisnis ini :
1. Bisa Menjadi Reseller
Untuk berbisnis hand sanitizer, Anda tidak perlu menjadi produsen. Menjadi reseller-nya saja sudah cukup menguntungkan. Yang harus Anda lakukan adalah sebisa mungkin mendapatkan produk dari tangan pertama.
2. Bisa Dilakukan di Rumah
Bisnis ini tergolong tidak memakan banyak waktu. Anda bahkan bisa mengerjakannya dari dalam rumah. Anda hanya membutuhkan koneksi internet lancar agar penjualan melalui online bisa melaju kencang.
3. Pasar Tersebar Luas
Target pasar dari produk hand sanitizer tergolong luas. Semua orang dari anak kecil hingga lansia memerlukan produk ini.
4. Kesadaran Masyarakat Masih Tinggi
Meskipun pandemi sudah ada selama 10 bulan, kesadaran masyarakat terhadap kebersihan tetap tinggi. Orang-orang masih membutuhkan produk ini untuk mensterilkan tangan. Bisnis hand sanitizer pun masih terang benderang hingga pandemi menghilang.
5. Produk Berkelanjutan
Hand sanitizer bukan produk sekali pakai. Dalam jangka waktu tertentu produk akan habis dan konsumen akan mengajukan permintaan kembali. Jadi bisa disimpulkan, perputaran uang dalam bisnis ini cukup cepat. (Tri Puspitasari)



























Discussion about this post