MEDIAINI.COM – Pandemi memberi pengaruh signifikan terhadap pola usaha dan jual beli di masyarakat. Banyak yang daya belinya menurun karena kehilangan pekerjaan dan berimbas ke menurunnya omzet bagi pengusaha. Namun di sisi lain, pandemi melahirkan peluang usaha tersendiri.
Kini jadi banyak pengusaha atau lembaga yang membuka kursus online selama masa pandemi. Kursus online pun dipadati siswa lantaran banyak orang yang kehilangan pekerjaan berusaha meningkatkan skill guna membangun bisnis sendiri secara mandiri.
Sepanjang tahun 2020, bermunculan berbagai macam kursus online. Mulai dari kursus bisnis marketing, digital marketing, bisnis kuliner, dan lain sebagainya.
Salah satu kursus online yang sudah meraup suskes adalah yang diadakan oleh startup edutech Pijar Mahir. Startup ini merupakan besutan dari Telkom Indonesia. Selama perjalanannya, Pijar Mahir sudah menyelenggarakan 17 kursus online yang ditujukan untuk menstimulasi geliat UMKM kuliner.
Membangun Bisnis Kursus Online
Apakah Anda juga berminat menyemarakkan bisnis yang tergolong baru ini? Jika iya, ikuti langkah berikut ini :
1. Paham Terhadap Satu Bidang
Ada banyak bidang kursus online yang bisa Anda buat. Bisa kursus kuliner, menggambar, desain fesyen, DIY, kecantikan, dan lain sebagainya. Tentu saja, Anda harus memilih satu bidang yang Anda kuasai penuh. Dengan memilih bidang yang dikuasai, Anda akan lebih mudah menjalankan dan mengembangkan bisnis ini.
2. Tentukan Konsep
Setelah memilih bidang kursus, segera tentukan konsepnya. Konsep ini bisa Anda peroleh dari hasil survei pasar. Dan dengan menentukan konsep, Anda akan lebih mudah dalam menentukan strategi selanjutnya.
3. Tentukan Target Market
Tidak semua orang dari berbagai kalangan dan umur anak bisa masuk ke dalam target market Anda. Jadi Anda harus memutuskan akan menyasar market yang mana. Jika menyasar anak-anak, maka buatlah kursus kuliner yang mudah dalam mempersiapkan bahan dan pengolahannya. Namun jika menyasar market dewasa, maka Anda bisa menyediakan kursus kuliner yang lebih membutuhkan banyak keterampilan di dalamnya.
4. Beri Image Berbeda
Dengan memberikan branding yang berbeda, maka usaha Anda pun akan tampil unik daripada yang lain. Branding bisa digenjot melalui media sosial.
Strategi dalam Mengembangkan Bisnis Kursus Online
Pertama kali, pastikan Anda sudah memiliki website resmi untuk bisnis kursus online ini. Hal yang harus Anda lakukan selanjutnya adalah memikirkan strategi agar kursus online Anda segera mendapatkan murid.
1. Isi dengan Konten yang Tepat
Isilah website dengan konten yang tepat. Konten yang tepat ini tentu saja konten yang sesuai dengan bidang yang Anda pilih. Ada baiknya Anda mempekerjakan content writer yang ahli dalam pembuatan konten di website.
2. Tunjukkan Kelebihan dari Kursus Anda
Tunjukkan kelebihan dari kelas Anda melalui narasi di dalam website. Dengan menunjukkan kelebihan ini, secara otomatis Anda mempromosikan kursus Anda. Yang harus Anda lakukan adalah memilih kata-kata semenarik mungkin sehingga bisa menarik peserta untuk mendaftar.
3. Beri Penawaran
Penawaran di sini merupakan promosi. Dimana ada berbagai jenis strategi promosi yang bisa Anda pilih. Seperti memberikan diskon atau harga paket.
4. Aktif di Media Sosial
Selalu aktiflah di ranah media sosial untuk menghidupkan bisnis Anda. Karena orang-orang yang sering aktif di media sosial adalah sasaran market yang empuk. Untuk itu, lakukan branding dengan mengelola media sosial secara baik dan benar.
5. Perhatikan SEO
Anda juga bisa mendapatkan murid melalui search engine mesin pencarian Google. Di sinilah pentingnya memperhatikan SEO. Adanya SEO memungkinkan website Anda berada di halaman pertama google, sehingga memberikan Anda peluang lebih banyak dalam mendapatkan murid. (Tri Puspitasari)
Baca juga : 7 Kursus Online Bersertifikat yang Bisa Jadi Modal Cari Cuan



























Discussion about this post