MEDIAINI.COM – Natal sudah di ambang mata. Banyak yang harus dipersiapkan untuk menyambut hari yang istimewa ini. Selain menyiapkan pohon Natal dan pernak perniknya, juga menyiapkan hampers atau bingkisan kado.
Tukar-menukar kado sudah lazim bagi mereka yang merayakan Natal. Di masa pandemi dimana semua orang harus menjaga jarak, tradisi saling memberi kado ini tetap bisa dilakukan. Salah satu solusinya, adalah berlari ke toko kado online.
Di toko ini, pembeli tinggal memilah barang apa yang akan diberikan kepada sahabat atau kerabat. Kemudian toko akan mengemasnya sesuai permintaan pembeli, dan mengirimkannya tepat waktu ke alamat si penerima. Praktis!
Bisnis Toko Kado
Untuk menjajal lini bisnis toko kado, Anda bisa menjajal jalur offline atau jalur online. Yang biasa ada, adalah toko kado offline yang banyak terserak di dekat atau di dalam mall-mall perkotaan.
Untuk membuka toko kado offline, pelaku bisnis harus memiliki modal untuk menyewa atau membeli lahan untuk gerai. Kemudian tentu saja, memiliki modal untuk membeli produk kado juga pernak-pernik kemasannya.
Untuk produk sendiri, sesuaikan dengan konsep pasar yang dipilih, apakah melayani pemesanan kado hanya untuk anak-anak, atau lintas usia baik laki-laki maupun wanita.
Kunci sukses berbisnis toko kado offline ada pada kelengkapan stok produk. Usahakan selalu mengikuti tren, sehingga tahu benda-benda apa saja yang tengah dicari oleh masyarakat. Perkaya juga seni mengemas kado. Lengkapi pernak-pernik kemasan dengan ornamen yang tengah hits.
Menjajal Toko Kado Online
Dalam berbisnis toko kado online, pelaku bisnis bertanggung jawab akan tiga tugas. Yaitu menyediakan produk yang berkualitas, mengemas produk sesuai permintaan pelanggan, dan mengirimkan atau mengantarkannya ke alamat si penerima tepat waktu.
Meski memiliki tanggungjawab lebih, namun bisnis kado online lebih minim modal dibanding toko kado offline. Hal ini lantaran pelaku bisnis tak perlu menyewa lahan untuk mendirikan gerai. Sebagai ganti toko fisik, adalah toko daring di media sosial atau di market place.
Nah, berikut adalah langkah mendirikan toko kado online menurut kurasi Mediaini.com :
1. Siapkan Foto Produk
Fotolah berbagai varian produk yang bisa dipilih pembeli. Jangan lupa, foto pula ragam kemasan kado yang tersedia di gerai. Jika foto sudah siap, segera publish atau unggah di akun media sosial disertai dengan berbagai promo dan diskon untuk memancing pembeli. Buatlah katalog produk untuk mempermudah pembeli memilih varian kado.
2. Kerjasama dengan Supplier Barang
Agar rumah tak penuh dengan stok barang, ada baiknya pelaku bisnis menjalin kerjasama dengan supplier barang. Ketika ada pemesanan datang, barulah Anda pengontak supplier agar mereka mengirimkan produk dengan segera.
3. Kerjasama dengan Kurir atau Ekspedisi
Jangan lupa untuk memilih jasa kurir atau ekspedisi yang memiliki reputasi baik. Karena ketepatan pengiriman barang menjadi poin penting dalam bisnis ini.
Jika pelanggan berasal dari dalam kota, Anda bisa mengantar sendiri barang yang ada. Dengan cara ini, Anda bisa mengawasi sendiri barang sampai di tangan penerima dalam kondisi yang baik.
Cerita Sukses Gerai Kado Online
Pelaku bisnis yang terjun ke bisnis ini belum banyak, karenanya, peluang usaha di bidang ini masihlah bersinar terang.
Menurut penelusuran Mediaini.com, salah satu pelaku usaha yang sudah meraih sukses adalah Reza Leonard, pemilik www.kadokeren.com. Di Kado Keren, Reza mengelompokkan produknya ke dalam beberapa kategori. Seperti everyday helper, kitchen and dining, health and beauty, home decor, toys and hobby, phone accesories dan fashion and bag.
Toko yang dibangun sejak tahun 2011 ini sudah mendatangkan banyak keuntungan. Dalam sebulan, Reza mengaku bisa mengumpulkan omzet lebih dari 20 juta. Jumlah itu bisa bertambah beberapa kali lipatnya ketika tiba momen istimewa seperti Valentine, Idul Fitri, juga Natal.
Nah, bisnis www.kadobuta.com milik Erick Saudjana lebih menarik lagi. Si pembeli tak akan mengetahui barang apa yang akan dikirimkan ke kerabat atau sahabatnya. Erick sendiri yang akan memilihkan produk, sesuai dari karakter penerima barang yang diceritakan oleh si pemesan kado.
Erick hanya akan menyediakan jenis-jenis paket dengan harga mulai dari Rp90 ribu rupiah. Pembeli tinggal memilih paket, dan kado rahasia akan dikirimkan sesuai waktu yang ditentukan. Menurut Erick, di tahun pertama bisnisnya berjalan, ia bisa menerima omzet sebanyak 35 juta hingga 45 juta per bulan.
Bisnis yang cerah ini bisa dimulai dengan modal yang tak begitu banyak. Reza sendiri, membangun Kado Keren hanya dengan modal sekitar 100 jutaan saja. Hal ini lantaran Reza tak membutuhkan modal untuk membeli lahan atau menyewa gerai fisik. (Inten Esty).
Baca juga : Rekomendasi Toko Kado Custom Online yang Anti Mainstream



























Discussion about this post