SEMARANG, MEDIAINI.COM – Hobi merupakan salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi dalam kehidupan sehari-hari. Berapapun uang yang akan dikeluarkan untuk membiayai hobi tidak akan menjadi masalah sebagai bentuk kepuasan batin. Banyak hobi yang bisa dijalankan sebagai pengisi waktu luang atau justru malah menghasilkan rupiah. Tidak terkecuali hobi dari seni merangkai kertas atau sering disebut dengan papercraft.
Sedikit gambaran mengenai seni papercraft yang berkembang menjadi hobi yang justru dapat menghasilkan rupiah. Papercraft bisa dikatakan bahwa seni menggunting, menempel, dan merangkai kertas menjadi bentuk yang diinginkan. Biasanya kertas yang akan disusun telah memiliki bentuk kemudian tinggal menggunting dan merangkai menggunakan lem.
“Kami menerima jasa desain atau perakitan, biasanya untuk yang ingin memesan itu request dulu, mau desain seperti apa, lalu kami desainkan seperti apa, terus kami bikin template menggunakan sketsa lalu di export, pepakura designer, lalu diberikan sedikit warna di corel draw, editing designer, lalu kami cetak dan kami berikan kepada pemesan.” Tutur Narsul
Nasrul juga menambahkan bahwa daerah Semarang memiliki peminat yang cukup, terbukti dengan beberapa job untuk membuatkan souvenir pernikahan. Peminat dari seni papercraft sendiri bukan cuma berasal dari para penyuka seni papercraft saja, orang yang sedang merayakan hari bahagia pun mencoba untuk memesan kerajinan tangan tersebut.
“Pemasaran untuk papercraft sendiri biasanya kami menggunakan media sosial seperti Facebook, dan beberapa market place seperti Shopee, Tokopedia, dan lain-lain. Hal ini sebagai bentuk dari pengembangan seni papercraft sendiri, kebanyakan yang memesan papercraft dari luar kota Semarang, bahkan pernah sampai Malaysia dan Singapura” Tambah Nasrul
Dari desain dan perakitan papercraft bisa dari harga yang paling murah sampai jutaan tergantung dengan kerumitan dan bahan yang akan digunakan. Semakin rumit pembuatan maka harga yang akan di berikan cukup relatif. Selain itu dari bahan yang dipakai seperti kertas yang akan digunakan juga sangat menentukan harga, kertas yang awet akan lebih mahal dari kertas biasa. Jadi jangan salah harga sebanding dengan kualitas kertas dan desain visual dari papercraft.
Dari komunitas Peri Semarang membebaskan setiap anggotanya untuk menjual hasil karya tangan mereka sendiri. Tidak melulu harus lewat perantara komunitas cukup dengan hasil karya individu dapat dipasarkan ke mana saja, bisa melalu market place atau pun melalu sosial media.
“Sejauh ini untuk penjualan papercraft tidak melalu komunitas jadi secara individu, komunitas hanya diperuntukan ketika ada event dan kita disuruh membuat papercraft makan kami akan membuat bersama-sama satu komunitas.” Ungkap Nasrul
Berawal dari hobi dapat menghasilkan rupiah merupakan keinginan semua orang. Mencintai pekerjaan adalah cara yang terbaik untuk meningkatkan semangat hidup. Berawal dari suka terlebih dahulu maka akan selalu merasa bahagia. Seperti hobi yang dapat ditekuni terus menerus maka hasil yang diinginkan. (Wahyu Septiadi Hutomo)





























Discussion about this post