MEDIAINI.COM – Jumlah angka positif terpapar Covid-19 masih tinggi, hampir merata di semua kota besar. Hingga akhir Oktober ini, indonesia bahkan dunia, masih dikelilingi pandemi. Kebiasaan bekerja dan sekolah dari rumah pun mesti terus diperpanjang, entah sampai kapan.
Perubahan kebiasaan tersebut membuat banyak orang lebih banyak terkoneksi melalui digital, menatap berjam-jam ke layar laptop atau gawai. Tentu saja ini berdampak ke kesehatan mata. Membuat mata jadi lebih cepat lelah dari biasanya.
Untuk mengatasi hal tersebut, banyak perusahaan optik mulai menawarkan seri lensa baru. Salah satunya adalah kacamata anti radiasi yang akhir-akhir ini ramai dibicarakan.
Memulai Bisnis Kacamata
Mata adalah salah satu bagian tubuh yang bekerja full setiap hari. Terhitung, waktu istirahat mata hanya ketika manusia tidur. Ini membuat kerja mata sangat berat. Jika salah sedikit saja dalam merawat kesehatan mata, maka gangguan akan dengan mudah terjadi.
Apalagi di tengah pandemi seperti saat ini. Saat konsumsi digital semakin tinggi, kesehatan mata harus jadi prioritas utama. Salah satunya adalah dengan menggunakan kacamata anti radiasi.
Besarnya permintaan pasar akan kacamata ini membuat bisnis kacamata anti radiasi memiliki prospek yang cerah. Jika Anda tertarik untuk menjajal pasar ini, maka ada beberapa hal yang harus dipersiapkan di awal, misalnya dengan mencari lokasi toko yang tepat. Beberapa kategori yang wajib ada adalah adanya lokasi parkir yang luas, berada di tempat yang ramai, dan jauh dari gerai optik lain.
Kacamata memang identik sebagai alat bantu kesehatan. Namun, bukan berarti harus meninggalkan dan melupakan faktor fesyen. Karena banyak pula orang yang memakai kacamata untuk menunjang penampilan. Oleh karena itu, sediakan dua tipe kacamata. Yaitu kacamata yang khusus untuk kesehatan dan kacamata khusus fesyen.
Perhatikan pula soal pelayanan, pastikan pegawai toko selalu ramah kepada pelanggan. Kemudian imbangi juga dengan pemberian bonus-bonus khusus untuk menjadi daya tarik optik, misalnya layanan periksa mata secara gratis.
Terakhir, jika pengunjung sudah tertarik, tawarkan mereka kartu membership. Dengan kartu ini, pengunjung akan merasa lebih dekat karena merasa lebih spesial. Berikan beberapa keuntungan memiliki kartu ini, misalnya dengan gratis frame setelah pembelian ke lima atau diskon khusus tertentu.
Bisnis Kacamata Lewat Online
Bisnis kacamata memang menjanjikan. Lihat saja di lingkup teman, saudara, dan keluarga, berapa persen dari mereka yang berkacamata? Ini membuktikan pangsa pasar kacamata memang luas. Saking menjanjikannya bisnis ini, sebenarnya tak perlu toko fisik untuk mendirikan bisnis. Anda bisa menjalankannya secara online.
Bisnis kacamata secara online justru memiliki beberapa keuntungan. Misalnya, modal lebih sedikit karena tak perlu memikirkan biaya sewa tempat dan gaji karyawan. Jadi pelaku bisnis bisa lebih fokus mengembangkan pemasaran dari kacamata yang akan dijual.
Jika ingin menjajal pasar daring, mulailah dengan memperbanyak stok terlebih dahulu. Tak perlu khawatir, dengan modal Rp5-10 juta, pelaku bisnis sudah bisa mendapatkan stok frame kacamata yang melimpah. Semakin banyak varian akan memberikan keleluasaan pelanggan dalam memilih kacamata yang sesuai seleranya. Agar Anda dan pembeli tak bingung, berilah kode-kode khusus di kacamata untuk membedakan seri satu dengan lainnya.
Kemudian gencarkan promosi via daring. Unggah berbagai foto produk ke sosial media atau marketplace. Semakin menarik foto, maka orang akan semakin tertarik. Jadi ada baiknya melakukan sedikit editing di beberapa foto. Mulai dari mengatur kecerahan foto hingga menambah tulisan keterangan produk di sampingnya.
Pentingnya Kacamata Anti Radiasi Saat WFH
Bagi orang yang sebagian besar menghabiskan waktunya di depan laptop, kacamata anti radiasi adalah senjata yang harus dimiliki untuk menjaga kesehatan matanya. Fungsi kacamata ini seperti alat pelindung mata, yaitu mengurangi paparan cahaya dari laptop. Kacamata anti radiasi memiliki lapisan anti-reflective (AR) yang berguna membantu mata menangkap cahaya secukupnya. Alhasil, mata jadi tidak mudah lelah, pandangan pun menjadi lebih optimal.
Kendati memiliki manfaat yang mumpuni, ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Sebab, kesehatan mata setiap orang berbeda-beda. Sehingga kacamata seperti apa yang dibutuhkan juga akan berbeda setiap orangnya. Dengan berkonsultasi terlebih dahulu, dokter bisa menyarankan kacamata apa yang cocok digunakan agar sesuai dengan kebutuhan. (Chelsea Venda)
Baca juga : 7 Rekomendasi Brand Kacamata Lokal yang Keren dan Berkualitas



























Discussion about this post