MEDIAINI.COM – Tak banyak kota di Indonesia yang bergeliat full 24 jam. Umumnya setelah jam 9 malam, jalanan di kota mulai sepi, orang-orang beristirahat, lampu kota hanya menyinari jalanan aspal kosong. Tapi lain halnya dengan Jogja, kota ini seperti tak ada matinya. Gemerlapnya ada dari pagi hingga menemukan pagi lagi.
Sebagai kota pariwisata wajar jika Jogja terus hidup meski langit telah gelap. Kota ini terus melaju dan berkembang dari masa ke masa. Meskipun demikian, di tengah gemerlap Jogja, di tengah hutan-hutan beton yang bertumbuhan, nyatanya masih ada destinasi wisata dan kuliner yang ramah di kantong.
Pandangan bahwa biaya hidup di Jogja relatif lebih murah dibanding kota lainnya, nyatanya masih terbukti hingga sekarang. Jika ingin berwisata di kota ini, Anda tak perlu menyiapkan dompet tebal. Karena Jogja punya banyak destinasi wisata murah, bahkan banyak pula yang gratis. Misalnya Tugu Jogja yang ikonik atau Malioboro yang tak bisa dilewatkan begitu saja.
Salah satu hal lain yang mengindikasikan Jogja itu ramah di kantong adalah harga makanannya. Hanya dengan modal uang tak lebih dari Rp10 ribu, seporsi makanan dan minuman enak sudah bisa didapat. Beberapa kali, makanan Jogja yang murah meriah ini viral di media sosial. Hal ini menandakan bahwa Jogja memang kota dengan biaya hidup yang tak mahal.
Hal-Hal yang Murah dan Viral di Jogja
Biaya hidup yang murah membuat Jogja menjadi kota favorit banyak orang. Kalimat itu bukanlah isapan jempol belaka. Beberapa kali, kota ini viral di media sosial lantaran kulinernya dijual dengan harga yang tak masuk akal.
Bayangkan, di sebuah kota wisata, dengan gemerlap yang masih terasa hingga dini hari, wisatawan bisa makan enak dengan uang Rp5 ribu saja. Ya, uang 5 ribu hingga 10 ribu, bisa jadi sangat berharga di Kota Gudeg ini. Jumlah tersebut sudah bisa mengisi perut hingga kenyang.
Jogja memang menawarkan ragam destinasi wisata dengan biaya murah, baik kuliner maupun non kuliner. Apa sajakah itu? Berikut hasil penelusuran dari Mediaini.com.
Mie Ayam 5 Ribu
View this post on Instagram
Berlokasi di Jalan Bugisan Selatan, mie ayam ini dibanderol dengan harga Rp5 ribu saja. Nama warungnya bernama Mie Ayam & Bakso Khas Among Rogo. Meski harganya murah, satu porsi mie ayam berisi satu mangkuk penuh.
Jika ingin datang ke sini, usahakan datang mulai pagi atau siang, sebab di sore hari mie ayam ini sudah ludes terjual. Mie ayam ini juga punya promosi yang unik, yakni gratis mie ayam dan es teh bagi yang sedang berulang tahun pada hari itu.
Nasi Rames 5 Ribu
View this post on Instagram
Tak perlu risau jika tengah di Jogja dan uang di dompet hanya tinggal Rp5 ribu. Dengan uang 5 ribu, nasi rames dengan aneka lauk masih bisa ada di genggaman. Ya, tepatnya ada di Warung Ijo Samirono, di daerah Caturtunggal, Sleman. Warung berkonsep warteg ini sudah lama jadi andalan anak kuliahan Jogja, terutama di saat masa-masa akhir bulan
Steak 10 Ribu
View this post on Instagram
Steak identik dengan makanan yang mahal. Namun, di Jogja, cukup siapkan uang Rp10 ribu saja untuk mendapatkan makanan tersebut. Nama restoran ini Steak Kampus. Lokasinya ada di Belakang Jogja City Mall.
Satu porsi steak ayam hanya seharga Rp10 ribu, sudah termasuk dengan sepiring nasi. Ukuran steaknya pun cukup besar. Kendati murah, rasanya steak ayam tetap terasa gurih dan tekstur kriuk yang akan menggoda semua orang.
Potong Rambut dan Cuci 5 Ribu
View this post on Instagram
Bukan hanya kuliner saja yang memiliki harga murah, di bidang kecantikan ada salon potong rambut dan cuci yang juga menawarkan harga Rp5 ribu saja. Salon ini dalam sekejap ramai jadi perbincangan di media sosial beberapa waktu lalu.
Salon bernama Endah Rinjani ini terletak di Jalan Kaliurang 5,5 Karangwuni, Jogja. Di salon ini, hanya dengan Rp5 ribu saja, konsumen bisa mendapat jasa potong rambut atau cuci rambut.
Kota yang Istimewa
Dengan segala pesona yang melekat di Jogja, sulit untuk mengelak jika Jogja adalah sebuah kota yang sangat menarik. Dari sisi budaya, kota ini masih mempertahankan budaya leluhurnya. Alhasil, Jogja seperti kota estetik yang tak tergerus oleh perubahan zaman, nilai seni dan budaya masih dijunjung tinggi.
Selain itu, karena masih mempertahankan budaya, kota ini tumbuh dengan unsur seni yang tinggi. Tiap sudut kota Jogja, rasanya selalu menarik untuk diabadikan dengan foto. Sejalan dengan itu, tempat-tempat wisata baru yang tak kalah menarik pun bermunculan.
Ketika berbicara kota, dinamika kehidupan orang-orangnya juga jadi faktor yang menarik. Orang-orang Jogja terkenal sangat ramah. Kendatipun belum saling kenal, mengobrol dengan orang Jogja seperti bertemu dengan saudara yang lama tak jumpa. Jika berkunjung ke tempat ini, cobalah untuk mengobrol dengan warga lokal, sensasi tersebut bukanlah omong kosong. (Chelsea Venda)
Baca juga : Mengintip Kesuksesan Desa Wisata di Yogyakarta, Wisata Ndeso yang Penuh Pesona

























Discussion about this post