Beriklan Tidak Sekedar Promo Penjualan

Share artikel ini

MEDIAINI.COM – Ketika kita dihadapkan akan sebuah kegiatan periklanan, biasanya yang ada di benak kita adalah promo penjualan. Padahal iklan tidaklah sesempit itu. Perlu diketahui bahwa dampak iklan itu long term atau jangka panjang. Untuk membangun loyalitas konsumen, tentunya tidak mungkin didapat cuma dari beriklan sekali-dua kali.

Kalau Anda ingin mendapat dampak short term atau jangka pendek, pakailah promo penjualan: Beli 1 dapat 3, Belanja Rp 100.000,- dapat kupon berhadiah mobil. Maka tak perlu heran melihat iklan dipasang di saat penjualan sepi. Ketika pecah Perang Dunia dan perusahaan – perusahaan lain berhenti beriklan, sebuah perusahaan di Amerika justru memasang iklan dengan intens. Apa yang terjadi? Ketika perang usai, perusahaan – perusahaan lain masih berbenah, si pemasang iklan ini justru sudah menuai hasil iklannya.

Iklan sendiri berperan menciptakan kebutuhan. Ketika orang sedang tidak merasa butuh, ciptakan kebutuhan mereka akan produk Anda. Dan ketika trend penjualan lagi turun, Anda perlu mengingatkan pasar akan eksistensi produk Anda. Berhenti beriklan, bisa – bisa membuat Target pasar berpikir: “Lho, produk X apa masih ada ya?”

Soal Trend, iklan sejatinya juga mampu menciptakan trend. Dahulu, tidak ada tuh orang keramas setiap hari. Dahulu, orang juga tidak rendah diri karena berkulit gelap. Dan orang juga tidak cemas karena kekurangan makanan berserat. Lalu kenapa berubah? Ya, karena kita dibius oleh iklan.

Di bawah sadar, kita ingin tampil dengan rambut lembut dan wangi dan juga ingin tampil dengan kulit lebih putih. Bisa dikatakan bahwa iklan tidak hanya sekedar menciptakan trend, bahkan bisa menciptakan standar hidup bagi setiap orang yang melihatnya. (Dody Pradana)